website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Belajar Sistem Pengelolaan Sampah Yogyakarta

Rombongan DPRD Barito Utara mempelajari pengolahan sampah di Kota Yogyakarta. (IST)

INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Dalam upaya memperkuat penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah, DPRD Kabupaten Barito Utara melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kunjungan kerja ini dilakukan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Bagian Hukum Setda Kota Yogyakarta untuk mempelajari regulasi, inovasi, dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan pada Selasa 11 November 2025.

Rombongan DPRD Barito Utara terdiri dari H. Suparjan Efendi, Naruk Saritani, Hj. Sri Neni Trianawati, dan H. Taufik Nugraha.

Selama kunjungan, mereka menerima paparan langsung terkait berbagai program unggulan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta, termasuk Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) dan Program Pengolahan Sampah Organik.

Pasang Iklan

Program-program tersebut menekankan pentingnya partisipasi masyarakat sejak dari rumah tangga, agar pengelolaan sampah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga tengah mengembangkan Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta pengolahan sampah anorganik menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif.

Selain itu, berbagai strategi pendukung seperti pendampingan warga oleh Juru Pengawas Pemilahan Sampah (Jumilah), kerja sama dengan universitas, serta penataan depo dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) turut menjadi fokus.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Saat dikonfirmasi, H. Taufik Nugraha menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemkot Yogyakarta dalam mengelola sampah dari hulu hingga hilir.

“Kami melihat bagaimana Pemkot Yogyakarta sangat serius melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program seperti Mas JOS sangat inspiratif karena membangun kesadaran dan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Ini menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk diterapkan di Barito Utara,” ujarnya.

Pasang Iklan

Sementara itu, Hj. Sri Neni Trianawati menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menata sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, tidak hanya sebatas penanganan di hilir.

“Pengelolaan sampah harus dimulai sejak dari sumbernya, dari rumah tangga. Partisipasi masyarakat adalah kunci utama. Kami berharap nantinya Perda yang akan disusun bisa mendorong masyarakat Barito Utara untuk lebih aktif dan peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tambahnya.

H. Suparjan Efendi dan Naruk Saritani menekankan pentingnya adaptasi inovasi Kota Yogyakarta di Barito Utara dengan tetap menyesuaikan kondisi lokal.

Dengan hasil kunjungan ini, DPRD Barito Utara berharap dapat membawa inspirasi dan inovasi dari Kota Yogyakarta untuk diterapkan di daerahnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu, efisien, dan berwawasan lingkungan guna mewujudkan daerah yang bersih dan berkelanjutan. (Shp/Maulana Kawit)

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan