
MUARA TEWEH, INTIMNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha, mengimbau kepada instansi terkait untuk segera mengantisipasi potensi kenaikan harga sembako yang biasanya terjadi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disampaikannya setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Gunung Timang, Montallat, dan Lahei Barat, pada Minggu, 9 Maret 2025.
Taufik Nugraha, yang juga menjabat Ketua Fraksi PDIP DPRD Barito Utara, menyatakan bahwa beberapa komoditas penting, seperti ayam pedaging dan telur, telah mengalami kenaikan harga. Ia khawatir, harga sembako akan terus meningkat seiring datangnya bulan puasa dan Idul Fitri, yang dapat memberatkan masyarakat.
“Saya minta kepada dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, untuk segera melakukan langkah-langkah pengawasan dan penanggulangan agar harga sembako tetap stabil dan tidak membebani masyarakat, terutama di bulan Ramadhan,” ujar Taufik Nugraha.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pedagang untuk menjaga kestabilan harga di pasar. Hal ini, menurut Taufik Nugraha, bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang, tanpa harus khawatir dengan harga sembako yang melonjak.
“Kerja sama antara pemerintah dan pedagang sangat penting untuk menjaga stabilitas harga, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan harga yang terus naik. Apalagi, di bulan Ramadhan yang penuh berkah, masyarakat harus bisa fokus pada ibadah tanpa khawatir dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok,” tambahnya.
Kenaikan harga sembako menjelang Ramadhan dan Idul Fitri memang menjadi masalah yang rutin terjadi setiap tahun. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera turun tangan untuk melakukan pemantauan harga dan memastikan tidak ada spekulan yang mengambil keuntungan berlebihan dari situasi tersebut.
Taufik Nugraha juga mengingatkan bahwa selain pengawasan, pemerintah harus memiliki strategi untuk mengatasi potensi kelangkaan barang, seperti memastikan pasokan sembako dari distributor berjalan lancar dan tidak ada hambatan yang mengganggu distribusi ke pasar.
“Dalam menghadapi bulan puasa dan Idul Fitri, kita harus memastikan bahwa pasokan sembako tidak terganggu. Hal ini penting agar kebutuhan masyarakat dapat tercukupi tanpa harus mengalami kelangkaan yang menyebabkan lonjakan harga,” ujarnya.
Ia berharap langkah-langkah antisipasi dari pemerintah dapat mencegah dampak negatif dari kenaikan harga sembako. Selain itu, Taufik Nugraha juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kestabilan harga dan mencegah tindakan spekulatif yang merugikan banyak pihak.
“Saya harap masyarakat juga ikut berperan dalam menjaga kestabilan harga dengan tidak terlibat dalam kegiatan yang bisa menyebabkan harga barang semakin tinggi. Semua pihak harus berkomitmen untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, DPRD Kabupaten Barito Utara berharap agar harga sembako dapat tetap terkendali, dan tidak mengganggu kestabilan ekonomi masyarakat, terlebih bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Pemerintah, pedagang, dan masyarakat harus bersinergi untuk menjaga kelancaran distribusi sembako selama bulan puasa.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan masyarakat dapat merayakan bulan suci Ramadhan dengan penuh kedamaian tanpa harus terbebani dengan harga kebutuhan pokok yang melonjak.
Penulis : Saleh
Editor : Maulana Kawit