website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Dispursip Kalteng Perluas Kolaborasi Literasi dengan 16 Mitra

Penandatanganan MoU bersama 16 Lembaga/Komunitas untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi di Kalteng. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalimantan Tengah memperluas jaringan kerja sama untuk memperkuat budaya literasi di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah lembaga dan komunitas, sekaligus penyusunan rencana aksi program literasi tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Dispursip Kalimantan Tengah, Kamis, 18 Desember 2025. Dalam kegiatan itu, delapan mitra baru resmi menjalin kerja sama dengan Dispursip Kalteng, sementara delapan mitra lainnya melanjutkan kolaborasi melalui penyusunan action plan untuk tahun mendatang.

Kepala Dispursip Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, mengatakan pengembangan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam memperluas akses masyarakat terhadap buku dan layanan perpustakaan.

“Kami menyadari bahwa membangun budaya literasi tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kehadiran 16 lembaga dan komunitas hari ini adalah energi baru bagi kami untuk memastikan program-program literasi menjangkau setiap sudut Kalteng,” ujar Adiah.

Pasang Iklan

Kerja sama tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pemasyarakatan, perguruan tinggi, sekolah, hingga komunitas pegiat literasi.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi untuk menyusun arah program literasi sepanjang 2026. Sejumlah agenda yang dibahas antara lain optimalisasi layanan perpustakaan keliling, program pinjam-pakai buku, serta inventarisasi koleksi yang akan disalurkan atau dihibahkan kepada masyarakat.

Dispursip Kalteng juga mendorong para mitra untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan perpustakaan. Salah satunya dengan mengajak anggota masing-masing lembaga dan komunitas untuk berkunjung serta mendaftarkan diri sebagai anggota Perpustakaan Kalteng.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program literasi, termasuk ke kelompok masyarakat yang selama ini belum memiliki akses optimal terhadap fasilitas perpustakaan.

Adiah menilai sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Melalui kerja sama yang lebih terarah, program literasi diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memiliki rencana kerja dan target yang dapat dijalankan bersama.

Adapun mitra yang terlibat dalam kolaborasi tersebut terdiri atas Kanwil Kementerian Agama Kalteng, Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), LPKA Palangka Raya, MTs Fathul Jannah, Komunitas Pensil Kita, Komunitas Huma Sarita, Taman Baca Laskar Pelangi, Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng, Lapas Kelas IIA, Polairud Polda Kalteng, SMAN 1 Palangka Raya, SD Islam Darussalam, TK Kristen Rajawali Sakti 3, TBM Rumah Baca Bahijau, Forum TBM Kalteng, serta Yayasan Utus Lewu.

Pasang Iklan

Dengan keterlibatan 16 lembaga dan komunitas tersebut, Dispursip Kalteng berharap gerakan literasi dapat semakin meluas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!