INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kualitas usaha agar mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
Menurut Dina, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Aktivitas usaha yang berlangsung di tingkat lokal tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya, tetapi juga ikut menghidupkan rantai perdagangan di daerah.
Dina menyampaikan pandangan tersebut saat menanggapi pelaksanaan Mura Expo 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Murung Raya. Ia menilai kegiatan itu dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
“Mura Expo menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk belajar, berinovasi, dan membuka jaringan pasar yang lebih luas. UMKM jangan hanya berorientasi pada bagaimana produk terjual hari ini, tetapi bagaimana usaha itu terus berkembang,” ujar Dina.
Menurut dia, pameran seperti Mura Expo tidak semestinya hanya menjadi tempat transaksi. Pelaku usaha dapat menggunakannya untuk membaca selera konsumen, memperoleh masukan, serta menguji daya tarik produk yang mereka tawarkan.
Dina mengatakan peningkatan kualitas UMKM harus dilakukan dari berbagai sisi. Kualitas produk, desain dan kemasan, strategi pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.
Ia juga mendorong pelaku usaha melakukan inovasi agar produk lokal memiliki ciri khas. Keunikan tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika produk Murung Raya dipasarkan di luar daerah.
“Kalau produk kita bagus, kemasannya menarik, dan pemasarannya dilakukan dengan baik, tentu peluang untuk dikenal di luar Murung Raya semakin terbuka. Ini yang harus terus kita dorong,” katanya.
Dina menilai potensi produk lokal Murung Raya cukup besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Namun, potensi tersebut membutuhkan pembinaan yang konsisten dan kemampuan pelaku usaha menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, perbankan, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan pelaku UMKM. Sinergi antarpihak diperlukan untuk membangun ekosistem usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
Menurut Dina, pemerintah dan DPRD memiliki tanggung jawab dalam menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan UMKM. Bentuknya dapat berupa pelatihan, pendampingan, akses pembiayaan, penguatan kapasitas, hingga pembukaan jaringan pemasaran.
Namun, dukungan kebijakan tersebut perlu diikuti kemauan pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan. Pelaku UMKM, kata Dina, harus terbuka terhadap perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.
Ia secara khusus mendorong penggunaan media sosial dan platform digital sebagai bagian dari strategi pemasaran. Menurut dia, pemanfaatan teknologi dapat membuat produk lokal menjangkau konsumen tanpa terbatas pada wilayah Murung Raya.
Dina berharap manfaat Mura Expo 2026 tetap terasa setelah kegiatan berakhir. Transaksi selama pameran, menurut dia, seharusnya dapat berkembang menjadi pelanggan tetap, kerja sama usaha, maupun jaringan pemasaran baru.
Ia menilai pertumbuhan UMKM akan memberikan efek berantai terhadap ekonomi daerah. Usaha yang berkembang berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan menggerakkan sektor usaha lainnya.
“Harapan kita UMKM Murung Raya tidak hanya mampu bertahan, tetapi benar-benar berkembang, mandiri, dan naik kelas. Kalau UMKM kuat, ekonomi masyarakat juga akan semakin kuat,” pungkas Dina Maulidah.
Penulis : JMY/Maulana K
Editor : Andrian