INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong Gabungan Organisasi Wanita (GOW) memperkuat perannya dalam pembangunan daerah. Organisasi tersebut dinilai memiliki ruang strategis untuk mendorong pemberdayaan perempuan dan memperkuat ketahanan keluarga.
Menurut Dina, keberadaan organisasi perempuan tidak semata berkaitan dengan kegiatan sosial. GOW dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan kapasitas, membangun kemandirian ekonomi, dan berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
“GOW sebagai wadah berbagai organisasi perempuan di Murung Raya diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan program pemberdayaan,” ujar Dina, 12 Juni 2026.
Ia mengatakan pemberdayaan perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Peningkatan keterampilan dan kualitas sumber daya manusia perempuan, kata dia, dapat memperluas kesempatan mereka untuk berperan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Dina juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi keluarga. Menurut dia, perempuan memiliki peran besar dalam mengelola kehidupan rumah tangga sehingga peningkatan kapasitas ekonomi dapat ikut memperkuat ketahanan keluarga.
Program pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu bidang yang dinilai dapat diperkuat melalui organisasi perempuan. Pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap pemasaran dan pembiayaan dapat membuka peluang bagi perempuan untuk mengembangkan usaha.
Selain ekonomi, Dina meminta GOW memberi perhatian terhadap perlindungan perempuan dan anak. Menurut dia, organisasi perempuan dapat berperan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan serta anak.
Ia menilai persoalan sosial di masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, GOW diharapkan dapat membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
“DPRD Murung Raya siap mendukung berbagai program yang dijalankan GOW melalui kebijakan maupun dukungan anggaran,” katanya.
Dina mengatakan dukungan tersebut harus diarahkan pada program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Perencanaan kegiatan juga perlu disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat di setiap wilayah.
Ia mendorong GOW ikut mengambil bagian dalam upaya pencegahan stunting. Edukasi mengenai kesehatan keluarga, pola asuh, gizi, dan pentingnya pemenuhan kebutuhan anak dinilai dapat menjadi bagian dari kegiatan organisasi.
Di bidang pendidikan, organisasi perempuan juga dapat berperan mendorong kesadaran keluarga terhadap pentingnya pendidikan anak. Keterlibatan perempuan di lingkungan keluarga, menurut Dina, dapat membantu membangun kebiasaan belajar dan membentuk karakter generasi muda.
Dina juga berharap GOW turut memperkuat pembinaan generasi muda. Organisasi perempuan dapat menjadi salah satu ruang untuk memberikan edukasi mengenai nilai-nilai sosial, kemandirian, serta tanggung jawab di tengah perubahan zaman.
Menurut dia, sinergi antara GOW dan pemerintah daerah diperlukan agar berbagai program pemberdayaan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi akan membuat sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara lebih efektif dan menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Dina menegaskan semakin kuat peran organisasi perempuan, semakin besar pula peluang perempuan berkontribusi dalam pembangunan Murung Raya. Ia berharap GOW mampu menjaga konsistensi program dan menghadirkan kegiatan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas perempuan, tetapi juga memperkuat keluarga dan masyarakat. Karena itu, GOW perlu terus bergerak dan bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkas Dina.
Penulis : JMY/Maulana K
Editor : Andrian