
INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Masyarakat Kelurahan Madurejo dan Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat dikejutkan dengan genangan air yang cukup tinggi. Hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan air meluap dan menggenangi beberapa area. Intensitas hujan yang tinggi serta buruknya kondisi drainase menjadi faktor utama penyebab banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Syahruni, menjelaskan bahwa curah hujan yang terjadi pada Senin 1 Juli 2024 sekitar pukul 13.50 WIB, dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang memperparah situasi. Selain itu, drainase yang dangkal dan dipenuhi dengan sampah juga memperburuk kondisi, mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan lancar.
Setelah hujan mereda, tim BPBD Kobar segera melakukan tindakan untuk mengatasi genangan air. Langkah-langkah yang diambil antara lain melakukan pengecekan langsung di lapangan, menyedot genangan air, serta mengumpulkan data terkait dampak banjir. Berkat upaya cepat dari tim BPBD dan instansi terkait, kondisi saat ini sudah berangsur pulih dan aman.
Peralatan yang digunakan dalam penanganan banjir meliputi satu unit mobil peralatan, beberapa unit motor, senter, sepatu boot, parang, serta mesin penyedot air dan perlengkapannya. Dalam proses penanganan ini, BPBD Kobar bekerja sama dengan berbagai instansi, antara lain TAGANA Kobar, DAMKAR Kobar, Balakar Huma Singgah, IEA, serta warga setempat.
Wilayah yang terdampak banjir meliputi beberapa titik di Kelurahan Madurejo dan Kelurahan Sidorejo. Di Kelurahan Madurejo, banjir menggenangi Jln. Sultan Imanudin di belakang Rumah Sakit (ruko 3 pintu), Gang Rosela 2 (barakan 3 pintu dan 1 unit rumah), serta Jln. Ahmad Wongso RT. 019 (1 unit rumah). Sementara itu, di Kelurahan Sidorejo, wilayah yang terdampak adalah Perumahan Griya Pallo RT. 10 RW. 03 (belakang SMKN 1).
Salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan banjir adalah banyaknya sampah dan tanaman yang menumpuk di saluran pembuangan air serta timbunan pasir bangunan. Hal ini menyebabkan air sulit mengalir dan memperparah genangan.
Meskipun banjir kali ini sudah berhasil ditangani dengan baik, BPBD Kobar mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah banjir ini dapat diminimalisir.
Penulis : Yusro
Editor : Maulana Kawit