INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Meluapnya Sungai Bulik akibat intensitas hujan tinggi di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, menyebabkan kerusakan berat pada jembatan penghubung antara Desa Toka dan Sepondam. Akses utama menuju jalan lintas ke Kecamatan Mentobi Raya tersebut kini putus total. Kamis, 1 Mei 2025.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menugaskan tim untuk melakukan verifikasi lapangan atas usulan pembangunan kembali jembatan yang diajukan oleh BPBD Kabupaten Lamandau.
“BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, melakukan verifikasi lapangan pada tanggal 28 April sampai 1 Mei 2025,” ungkap Ahmad Toyib.
Pada tahun 2024, BPBD Lamandau telah mengajukan proposal bantuan dana hibah pasca bencana ke BNPB. Proposal tersebut menyangkut pembangunan jembatan sepanjang sekitar 100 meter yang membentang di atas Sungai Bulik.
Tim verifikasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Konstruksi BPBD Kalteng, Noor Aswad. Mereka bekerja sama dengan BPBD Lamandau dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan kelengkapan dokumen administrasi dan kondisi lapangan.
“Kami pastikan kelengkapan dokumen administrasi dan kesesuaian kondisi lapangan sebagai dasar diterbitkannya rekomendasi Gubernur,” jelas Ahmad Toyib.
Pemerintah Provinsi melalui BPBD Kalteng berkomitmen mendukung penuh proses ini sesuai kewenangan yang ada. Harapan besar juga datang dari masyarakat setempat.
Camat Bulik Timur, Aleksander, menyampaikan bahwa masyarakat Desa Toka dan Sepondam sangat berharap pembangunan segera direalisasikan.
“Jembatan ini sangat vital, karena satu-satunya akses penghubung. Harapan kami, pembangunan segera terlaksana agar aktivitas warga dapat normal kembali,” tandasnya.
Penulis: Redha
Editor: Maulana Kawit