website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Bazar MTQ Korpri Jadi Etalase Produk UMKM Murung Raya

INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kalimantan Tengah 2026 menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal Murung Raya.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pelengkap agenda MTQ Korpri. Bazar dapat menjadi titik temu antara produk lokal dan konsumen dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Dina menyampaikan penilaian itu ketika meninjau stan bazar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Rabu, 24 Juni 2026. Ia melihat aktivitas perdagangan berlangsung di tengah kedatangan peserta dan masyarakat dari sejumlah kabupaten dan kota.

Menurut Dina, keramaian MTQ Korpri memberi keuntungan tersendiri bagi pelaku UMKM. Mereka tidak hanya memperoleh pembeli, tetapi juga kesempatan memperkenalkan produk kepada konsumen yang sebelumnya belum mengenal produk Murung Raya.

Pasang Iklan

“Pelaksanaan Bazar UMKM ini memberikan ruang yang sangat baik bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya. Antusiasme masyarakat maupun pelaku UMKM juga sangat positif,” ujar Dina.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan kegiatan semacam bazar dapat menjadi salah satu cara memperluas pasar. Produk yang selama ini hanya beredar di lingkungan lokal memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas.

Menurut dia, peserta MTQ Korpri dari berbagai wilayah merupakan pasar potensial. Jika produk lokal mampu menarik perhatian mereka, peluang pemasaran setelah kegiatan berakhir juga terbuka.

“Melalui kegiatan seperti ini, produk-produk UMKM lokal dapat semakin dikenal. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk daerah,” katanya.

Namun, Dina mengingatkan bahwa promosi sesaat belum cukup untuk membuat UMKM bertahan dalam persaingan. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan yang berlangsung secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran.

Pemerintah daerah, menurut dia, perlu memperkuat program pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Kemampuan mengelola usaha, mengemas produk, memanfaatkan teknologi digital, dan membaca kebutuhan pasar menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan.

Pasang Iklan

Ia juga mendorong adanya pendampingan dalam memperluas jaringan pemasaran. Produk lokal, kata Dina, harus didorong agar tidak hanya mengandalkan pembeli yang datang secara langsung, tetapi juga mampu masuk ke pasar yang lebih luas.

Bagi Dina, UMKM memiliki posisi penting dalam perekonomian masyarakat. Pertumbuhan sektor tersebut dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah diminta tidak menjadikan bazar sebagai kegiatan yang berhenti setelah sebuah acara selesai. Ruang promosi bagi UMKM perlu dibangun secara konsisten melalui berbagai agenda pemerintah dan kegiatan masyarakat.

Bazar MTQ Korpri VIII Kalteng 2026 dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, jajaran OPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, peserta MTQ Korpri, serta masyarakat.

Dina berharap kesempatan yang diperoleh UMKM Murung Raya dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada transaksi selama bazar. Ia ingin para pelaku usaha membawa pulang jaringan baru, pelanggan baru, dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas usaha.

“UMKM merupakan salah satu sektor yang terbukti mampu menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, perlu adanya perhatian dan dukungan yang konsisten agar usaha mereka terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Dina.**

Editor  : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!