INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi melepas 195 orang Kontingen Pesparani Katolik Kabupaten Barito Utara untuk mengikuti Pesparani Katolik I Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Kota Palangka Raya pada 21–23 November 2025.
Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Setda Barito Utara, Rabu sore (19/11/2025), dipimpin oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bahrum F. Girsang, yang hadir mewakili Bupati Barito Utara H. Shalahuddin.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Bahrum F. Girsang, ditegaskan bahwa Pesparani merupakan agenda strategis pembinaan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga penguatan iman, kebersamaan, serta pengembangan seni budaya liturgi umat Katolik.
“Pesparani bukan sekadar ajang lomba seni, melainkan perayaan iman dan ekspresi kreativitas umat Katolik dalam memuliakan Tuhan. Ini juga menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas dan dedikasi kontingen Barito Utara di tingkat provinsi,” ujar Bahrum.
Bupati berharap seluruh peserta mampu menjaga kesehatan, stamina, dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian lomba, sehingga dapat menampilkan performa terbaik di hadapan dewan juri dan peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
“Manfaatkan seluruh proses latihan yang telah dijalani. Tampilkan yang terbaik, jaga semangat pelayanan, dan tetap menjunjung tinggi kebersamaan,” tambahnya.
Melalui Asisten II, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung penuh keikutsertaan kontingen sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di bidang keagamaan dan seni liturgi.
Sementara itu, Ketua LP3KD Barito Utara, Alkatri, menjelaskan bahwa kontingen tahun ini berasal dari empat paroki, yakni Paroki Muara Teweh 70 peserta, Paroki Maranen 69 peserta, Paroki Kandui 27 peserta, dan Paroki Benangin 3 peserta, dengan total 170 peserta lomba dan keseluruhan rombongan berjumlah 195 orang.
Ia menyebutkan seluruh peserta telah menjalani persiapan intensif selama beberapa pekan terakhir, baik dari sisi teknis lomba maupun pembinaan rohani.
Dukungan juga disampaikan unsur legislatif. Naruk Saritani menegaskan bahwa DPRD Barito Utara senantiasa mendukung kegiatan keagamaan lintas agama yang berdampak positif bagi persatuan dan pembangunan daerah.
“Kami berharap seluruh peserta diberi kelancaran dan mampu membawa kebanggaan bagi Barito Utara. Semoga Pesparani ini menjadi berkat bagi semua,” ujarnya.
Pelepasan kontingen Pesparani Katolik ini menjadi simbol harapan sekaligus komitmen bersama untuk menghadirkan prestasi, memperkuat nilai toleransi, dan mengharumkan nama Kabupaten Barito Utara di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
(SHP/Andrian)