INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang dalam beberapa waktu terakhir melanda sejumlah wilayah. Kondisi cuaca yang tidak menentu dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan gangguan kesehatan masyarakat.
Rejikinoor mengatakan perubahan pola cuaca yang sulit diprediksi harus diantisipasi melalui langkah-langkah yang terencana dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, kesiapsiagaan menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi bencana.
“Perubahan cuaca yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Seluruh pihak harus meningkatkan kesiapsiagaan agar potensi dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” kata Rejikinoor di Puruk Cahu, Kamis (18/6/2026).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai curah hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menyebabkan banjir di sejumlah kawasan yang selama ini tergolong rawan. Karena itu, instansi terkait diminta memperkuat langkah antisipasi sejak dini.
Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh unsur terkait meningkatkan koordinasi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Menurutnya, koordinasi antarlembaga akan mempercepat proses penanganan ketika masyarakat membutuhkan bantuan, baik dalam bentuk evakuasi, pelayanan kesehatan, maupun distribusi bantuan logistik.
“Sinergi yang baik antarinstansi akan mempercepat penanganan di lapangan sehingga masyarakat yang terdampak dapat segera memperoleh bantuan,” ujarnya.
Selain ancaman banjir, Rejikinoor juga mengingatkan potensi meningkatnya kasus penyakit yang biasa muncul setelah banjir, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, hingga penyakit menular lainnya akibat menurunnya kualitas sanitasi lingkungan.
Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi air bersih, serta menerapkan pola hidup sehat selama musim penghujan.
Menurutnya, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko munculnya wabah penyakit setelah bencana terjadi.
Rejikinoor juga menekankan pentingnya memastikan kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan agar mampu memberikan layanan secara optimal apabila terjadi kondisi darurat.
Ia menilai kesiapan sektor kesehatan harus berjalan seiring dengan kesiapsiagaan penanggulangan bencana sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara cepat ketika membutuhkan.
Di sisi lain, Rejikinoor mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana dengan terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari instansi berwenang dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
“Masyarakat juga memiliki peran penting dalam upaya mitigasi. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kondisi darurat, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko yang ditimbulkan bisa ditekan,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem sehingga keselamatan warga tetap terjaga dan dampak bencana dapat diminimalkan.
Penulis : JMY/MAULANA K
Editor : Andrian