INTIMNEWS.COM, KUALA KAPUAS – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran meresmikan Jembatan Sei Pasah dan Terusan di Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, serta Markas Komando Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Kapuas, Minggu, 21 Desember 2025.
Dua infrastruktur tersebut ditempatkan dalam satu arah pembangunan: memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan di wilayah yang memiliki karakter kuat sebagai daerah perairan.
Bupati Kapuas H. M. Wiyatno menilai kehadiran Gubernur Agustiar Sabran dan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan di daerah.
Menurut Wiyatno, Jembatan Sei Pasah dan Terusan bukan sekadar bangunan fisik. Infrastruktur itu diharapkan membuka akses masyarakat dan memperlancar hubungan antarwilayah yang selama ini masih bergantung pada jalur sungai maupun jalan alternatif.
Ia mengatakan, akses yang lebih terbuka akan berdampak terhadap pergerakan ekonomi warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian, perikanan, dan berbagai usaha masyarakat.
“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya jembatan berdiri megah, tetapi manfaat nyata. Akses yang lancar akan menekan biaya angkut, mempercepat mobilitas, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Wiyatno.
Pemerintah Kabupaten Kapuas, kata dia, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran yang terus mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke daerah.
Bagi pemerintah daerah, pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.
Selain meresmikan jembatan, Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan juga meresmikan Markas Komando Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Kapuas di GPU Manggatang Tarung, Kuala Kapuas.
Keberadaan Mako Airud dinilai penting mengingat Kabupaten Kapuas memiliki wilayah perairan yang luas dan aktivitas masyarakat yang masih memanfaatkan sungai sebagai jalur transportasi.
Wiyatno berharap fasilitas tersebut dapat memperkuat pengawasan dan pengamanan di wilayah perairan, termasuk meningkatkan keselamatan masyarakat yang menggunakan transportasi sungai.
“Dengan Mako Airud yang representatif, pengamanan sungai akan lebih optimal. Masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, dan roda ekonomi di wilayah perairan dapat berjalan lebih aman dan tertib,” ujarnya.
Rangkaian peresmian ini memperlihatkan dua sisi pembangunan yang didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yakni membuka konektivitas melalui pembangunan infrastruktur dan memperkuat rasa aman melalui dukungan terhadap fasilitas keamanan.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Kapuas, jajaran Polda Kalteng, Polres Kapuas, kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.
Bagi Kapuas, pembangunan Jembatan Sei Pasah dan Terusan serta penguatan fasilitas Mako Airud menjadi bagian dari upaya mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keamanan aktivitas di jalur perairan.
Editor: Andrian