INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) menyelenggarakan Sidang II Komisi Irigasi Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024, Rabu (13/11/2024), bertempat di Aula Lantai II Bappedalitbang Prov. Kalteng.
Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng sekaligus Ketua Komisi Irigasi, Leonard S. Ampung, membuka sidang tersebut. Dalam sambutannya, Leonard menyampaikan bahwa sidang kali ini sangat penting karena berlangsung di awal pelaksanaan komitmen besar Presiden Prabowo terkait program ketahanan pangan nasional, di mana irigasi menjadi salah satu pilar utama menuju swasembada pangan.
“Salah satu program prioritas Presiden Prabowo adalah swasembada pangan, energi, dan air. Oleh karena itu, Komisi Irigasi Provinsi Kalimantan Tengah memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program ini,” ungkap Leonard.
Leonard menegaskan, Kalimantan Tengah, dengan luas lahan pertanian yang sangat potensial, memainkan peran kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Revitalisasi dan optimalisasi lahan pertanian, termasuk perbaikan infrastruktur irigasi, menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Saya mengajak seluruh anggota komisi, pemerintah daerah, instansi terkait, para petani, dan masyarakat untuk meningkatkan kolaborasi. Dengan komitmen dan kerja sama yang solid, kita dapat mewujudkan Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia,”** pungkas Leonard.
Kepala Sekretariat Komisi Irigasi Prov. Kalteng, Muhtaram, menjelaskan bahwa Sidang II ini bertujuan meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan kelompok petani, memberikan rekomendasi pengelolaan sistem irigasi, membangun pertanian tangguh, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Sidang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam pengelolaan irigasi sebagai bagian dari fondasi ketahanan pangan berkelanjutan,” ujar Muhtaram.
Sidang II Komisi Irigasi 2024 merupakan sidang keenam sejak pembentukan Komisi Irigasi Provinsi Kalimantan Tengah dan merupakan sidang terakhir dalam periode 2021-2024.
Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain:
– Rahardjo Ari Karjanto, Tenaga Ahli Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Kementerian PUPR
– Agung Sudiono Abadi, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut BMKG Provinsi Kalteng
– Yohanna Endang, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Prov. Kalteng
– Perwakilan Dinas PUPR Prov. Kalteng
– Anggota Komisi Irigasi dari unsur pemerintah dan non-pemerintah.
Sidang ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis guna mendukung pengelolaan irigasi yang lebih baik, sejalan dengan visi besar pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
REDHA