Kategori: Kotawaringin Barat

  • Karhutla Kobar Meluas, Pemkab Siapkan Peningkatan Status Jadi Tanggap Darurat

    Karhutla Kobar Meluas, Pemkab Siapkan Peningkatan Status Jadi Tanggap Darurat

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan kemungkinan peningkatan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga menjadi tanggap darurat.

    Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, keputusan tersebut tengah dipertimbangkan menyusul munculnya sejumlah titik karhutla yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

    “Kalau ada kondisi-kondisi kedaruratan dan peningkatan status, saat ini kita masih siaga. Mungkin nanti kita akan naikkan menjadi tanggap darurat,” kata Nurhidayah, Sabtu (8/8/2026).

    Menurut dia, salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah kecamatan Kumai. Karhutla yang terjadi di wilayah tersebut mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan.

    Nurhidayah mengatakan, Pemkab Kobar selama ini terus melakukan upaya preventif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Warga diminta ikut menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran yang semakin luas.

    “Kami selalu mengedukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dengan kondisi yang ada untuk selalu menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

    Pemkab Kobar juga telah berkoordinasi dengan tim terkait rencana peningkatan status tersebut. Langkah itu dilakukan setelah adanya arahan dari Gubernur Kalimantan Tengah yang meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan sebelum menetapkan status tanggap darurat.

    Menurut Nurhidayah, peningkatan status tidak hanya berkaitan dengan penanganan di lapangan, tetapi juga membutuhkan kesiapan operasional. Apalagi, terdapat wilayah yang sulit dijangkau sehingga membutuhkan dukungan personil dan peralatan.

    “Kalau kita naikkan menjadi tangkap darurat tentunya ada operasional yang akan kita keluarkan. Apalagi kalau areanya tidak terjangkau, tentunya ada beberapa yang harus kita siapkan,” jelasnya.

    Pemkab Kobar berharap langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal sehingga kebakaran tidak semakin luas sebelum keputusan peningkatan status tanggap darurat ditetapkan.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Aktivitas ‘Kencing’ BBM Muncul di Area Makam Skip, Warga Rekam Diam-diam

    Aktivitas ‘Kencing’ BBM Muncul di Area Makam Skip, Warga Rekam Diam-diam

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Aktivitas yang diduga sebagai ‘kencing’ BBM muncul di area Makam Skip, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Aktivis tersebut sempat terlihat warga yang kebetulan berada di lokasi.

    Salah seorang warga, Muhaimin, mengatakan dirinya tidak sengaja melihat aktivitas tersebut saat berziarah di kawasan makam. Ia melihat seseorang masuk ke area makam yang lokasinya tidak jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

    “Saya pas lagi ziarah, nggak sengaja melihat ada orang masuk ke area makam sambil melakukan aktivitas kencing BBM. Kan dekat dengan SPBU,” kata Muhaimin, Sabtu (8/8/2026).

    Menurut Muhaimin, saat itu dirinya hanya melihat aktivitas tersebut. Dia tidak menyangka kejadian yang dilihatnya kemudian direkam dan beredar di media sosial.

    “Saya saat itu cuma melihat, eh nggak tahunya sudah ada yang memviralkan di medsos,” ujarnya.

    Aktivitas yang disebut ‘kencing’ BBM tersebut diduga merupakan pemindahan BBM dari satu wadah ke wadah lainnya. Namun, identitas pelaku serta kepastian apakah aktivitas tersebut melanggar aturan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan petugas.

    Kapolsek Arut Selatan, AKP Retno, mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan pelanggaran atau penyalahgunaan BBM.

    “Silakan hubungi 110 apabila ada aktivitas seperti ini, biar langsung kita amankan,” ungkap Retno, Sabtu pagi.

    Retno mengatakan laporan warga akan membantu polisi bergerak cepat ke lokasi. Petugas nantinya dapat melakukan pengecekan untuk memastikan aktivitas yang dilaporkan.

    Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan dugaan pelanggaran. Warga cukup melaporkan kejadian kepada kepolisian melalui layanan 110.

    Aktivitas di area makam skip itu kemudian menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial. Polisi mengajak masyarakat ikut mengawasi dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas serupa.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Panitia Besar Porprov Xlll Kalteng Diambil Alih Provinsi, Sekda Jadi Ketua

    Panitia Besar Porprov Xlll Kalteng Diambil Alih Provinsi, Sekda Jadi Ketua

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kepanitiaan Besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Xlll Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 mengalami perubahan struktur. Pemprov Kalteng mengambil alih kepemimpinan panitia besar dengan menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng dr. Linae Victoria Aden sebagai ketua.

    Sebelumnya, Panitia Besar Porprov Xlll Kalteng yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dipimpin langsung oleh Bupati Kobar. Namun, keputusan terbaru menetapkan kepemimpinan berada langsung di bawah Pemprov Kalteng.

    Ketua Harian KONI Kobar Arif Asrofi mengatakan, perubahan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Pemprov Kalteng sekitar dua pekan lalu. Dalam rapat tersebut, KONI kobar mendapatkan penjelasan bahwa panitia besar ini dipimpin langsung unsur Pemerintah Provinsi.

    “Panitia besar sekarang diambil alih oleh Provinsi. Ketua langsung Sekda Provinsi, kemudian Wakil Ketuanya Kadispora provinsi,” ujar Arif, Jumat (7/8/2026).

    Menurut Arif, sejumlah pejabat utama di lingkungan Pemprov Kalteng juga akan masuk dalam struktur kepanitiaan. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga netralitas karena Kobar selain menjadi tuan rumah juga berstatus sebagai peserta Porprov.

    Keputusan itu juga sejalan dengan arahan gubernur Kalteng dalam rapat koordinasi persiapan Porprov Xlll, pada Minggu (2/8/2026), di Ruang Rapat Gubernur Kalteng, Palangka Raya.

    Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa seluruh pihak harus bekerja bersama untuk memastikan Porprov Xlll tetap berjalan sukses meskipun penyelenggaraan berada dalam situasi efisiensi anggaran.

    Dari sisi pembiayaan usulan anggaran awal Porprov sebesar Rp33 miliar telah di efisiensi menjadi 25 miliar. Pemkab Kobar juga telah mengalokasikan hibah Rp20,4 miliar untuk penataan lingkungan Spot Center seperti pembangunan sejumlah arena olahraga.

    Keterbatasan anggaran membuat panitia juga membuka peluang menggandeng pihak ketiga melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu operasional kepanitiaan dan pertandingan agar tetap berjalan.

    Sementara itu, persiapan teknis terus dilakukan. Porprov Xlll Kalteng akan mempertandingkan 32 cabang olahraga prestasi dan tiga cabang olahraga eksibisi. Sebanyak 7.834 atlet dari 14 kabupaten/kota telah terdata, dengan total 2.912 medali yang diperebutkan.

    Untuk venue, bilitasi stadion sampuraga masih dalam proses dengan progress fisik sekitar 30% dan ditargetkan selesai pada 30 Agustus 2026. Sejumlah venue seperti lapangan tenis dan motocross telah rampung, sedangkan GOR takraw dan GOR basket masih membutuhkan percepatan pengerjaan.

    Arif menegaskan, kobar siap menjalankan perannya sebagai tuan rumah. Kesuksesan Porprov Xlll, kata dia, membutuhkan kerjasama antara pemerintah Provinsi, Pemkab Kobar, KONI, panitia, serta seluruh pihak terkait. Pembukaan Porprov di jadwalkan pada 2 Oktober 2026. Dengan sejumlah pertandingan seperti sepak bola dan futsal direncanakan dimulai lebih awal.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Lansia 86 Tahun Tewas Terjebak Api Saat Padamkan Karhutla di Kebunnya

    Lansia 86 Tahun Tewas Terjebak Api Saat Padamkan Karhutla di Kebunnya

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Warga Desa Sungai Rangit Jaya Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, digegerkan dengan tewasnya seorang lansia saat kebakaran hutan dan lahan karhutla, pada Kamis (6/8).

    Korban bernama Tukijo (86), warga RT 05/RW 01 Desa Sungai Rangit Jaya. Lansia tersebut sehari-hari bekerja sebagai bunan dan ditemukan meninggal dunia di area kebunnya yang terbakar.

    Kapolsek Pangkalan Lada AKP Suharto Sudarno membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan korban ditemukan meninggal saat proses pemadaman kebakaran lahan berlangsung.

    “Untuk penyebab meninggalnya korban masih dalam identifikasi dari tim identifikasi Polres Kobar,” kata Suharto.

    Peristiwa itu bermula ketika Tukijo pergi ke kebun bersama putranya. Namun, sang anak kemudian pulang ke rumah, sementara korban masih berada di kebun seorang diri.

    Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diduga melakukan aktivitas bakar-bakar di area kebunnya. Namun, api kemudian membesar diduga akibat kondisi cuaca yang panas.

    Tukijo lantas berusaha memadamkan api yang mulai membakar area kebunnya. Korban diduga berupaya mengendalikan kobaran api seorang diri.

    Namun, kondisi berubah menjadi bahaya. Korban yang sudah berusia lanjut diduga lemas setelah menghirup asap tebal hingga akhirnya tidak sadarkan diri di tengah area yang terbakar.

    Keluarga kemudian mencari keberadaan korban setelah mengetahui adanya karhutla di kebun tersebut. Tukijo akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

    Saat ditemukan, tubuh korban dilaporkan dalam kondisi menghitam. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk menjalani visum.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Karhutla Meluas di Kobar, Kualitas Udara Masih Kategori Baik

    Karhutla Meluas di Kobar, Kualitas Udara Masih Kategori Baik

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, masih menjadi perhatian. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan kualitas udara masih dalam kategori baik.

    Kepala DLH Kobar Syahwani mengatakan berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Madurejo Kecamatan Arut Selatan pada Jumat (7/8/2026), kualitas udara berada di angka 18.

    “Untuk kualitas udara saat ini masih dikategori baik ISPU berada di angka 18,” ujar Syahwani, Jumat (7/8).

    Menurutnya, kondisi udara tersebut masih aman dan belum memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan.

    Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada karena karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah kobar. Kondisi udara dapat berubah apabila asap kebakaran terbawa angin ke kawasan pemukiman.

    Syahwani mengatakan potensi gangguan kesehatan seperti Inflasi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tetap perlu diantisipasi apabila paparan asap meningkat.

    “Karena karhutla masih terjadi, kita tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan waspada terhadap asap,” katanya.

    DLH Kobar terus melakukan pemantauan kualitas udara untuk mengetahui kondisi terkini di tengah ancaman karhutla.

    Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap mulai pekat dan menggunakan masker sebagai pelindung.

    Syahwani menegaskan, meski ISPU saat ini masih berada pada kategori baik, kewaspadaan tetap diperlukan. Masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Antrean Panjang BBM di Kobar, Seorang Perempuan Pingsan di SPBU

    Antrean Panjang BBM di Kobar, Seorang Perempuan Pingsan di SPBU

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Seorang perempuan tiba-tiba pingsan saat menunggu giliran mendapatkan antrean BBM di SPBU Diponegoro, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (6/8/2026).

    Peristiwa tersebut terjadi kendaraan antrean BBM di SPBU mengular. Warga harus menunggu lama ditengah kondisi cuaca panas. Salah seorang warga, Endang, mengatakan dirinya melihat perempuan tersebut dalam kondisi pingsan sebelum akhirnya dibawa menggunakan ambulans.

    “Iya tadi saya tadi melihat ibu-ibu itu sudah pingsan dan dibawa ambulans. Kayaknya lama menunggu antrean, cuacanya sangat panas,” ujar Endang saat ditemui di lokasi.

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kobar kemudian mendatangi lokasi setelah mendapat informasi mengenai warga yang membutuhkan pertolongan. Petugas PMI langsung memberikan pertolongan kepada perempuan tersebut.

    Setelah kondisinya ditangani korban meminta untuk diantar pulang. “Korban minta diantar pulang ke rumahnya yang berada di Bamban,” kata Agung, petugas PMI Kobar.

    Belum diketahui secara pasti penyebab perempuan tersebut pingsan. Namun, sebelum mendapatkan pertolongan, korban berada di tengah antrean BBM yang cukup panjang dan kondisi cuaca panas.

    Warga berharap kondisi antrean BBM segera teratasi sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama di SPBU terlebih saat cuaca panas.

    Peristiwa tersebut menambah perhatian terhadap kondisi warga yang harus menunggu lama untuk mendapatkan BBM. Antrean panjang membuat pengendara harus meluangkan waktu lebih banyak saat mengisi bahan bakar.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Bupati Kobar Hadiri Manasik Sekaligus Lepas 250 Jamaah Umrah Alkamila

    Bupati Kobar Hadiri Manasik Sekaligus Lepas 250 Jamaah Umrah Alkamila

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah menghadiri kegiatan manasik sekaligus melepas keberangkatan 250 jamaah umrah PT Alkamila. Kegiatan tersebut digelar di hotel Mercure pangkalan Bun, Kamis (6/8/2026).

    Kehadiran Bupati Nurhidayah menjadi bentuk dukungan pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat terhadap masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah ke tanah suci.

    Dalam kegiatan tersebut, Nurhidayah tidak hanya sekedar menghadiri manasik, tetapi juga secara simbolis melepas para jamaah yang akan diberangkatkan dalam empat kloter.

    Nurhidayah mengatakan PT Alkamila bukan travel baru di Kotawaringin Barat. Travel tersebut sudah beberapa kali memberangkatkan jamaah umroh dari daerah itu.

    “Alhamdulillah, Alkamila bukan travel yang baru. Sudah beberapa kali melakukan kegiatan umrah di Kotawaringin Barat,” kata Nurhidayah.

    Iya berpesan agar pelayanan kepada jamaah menjadi perhatian utama. Menurutnya, perjalanan yang dilakukan para jamaah merupakan bagian dari ibadah sehingga harus didukung dengan pelayanan yang baik sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

    “Kami titip pesan kepada semua, dalam memberikan pelayanan yang paling utama adalah pelayanan, karena keberangkatan ini untuk menunaikan ibadah,” ujarnya.

    Nurhidayah juga mendoakan seluruh jamaah yang diberangkatkan Al Kamila diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran menjalankan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci.

    Dari lingkungan pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat, terdapat sekitar 35 jamaah yang ikut dalam keberangkatan tersebut. Karena sebagian membawa keluarga, jumlahnya menjadi sekitar 40 jamaah.

    Direktur PT Alkamila, Ustadz Mukid Fathurrahman, mengatakan kegiatan manasik menjadi pembekalan sekaligus latihan bagi jamaah sebelum berangkat. Sebanyak 250 jamaah akan diberangkatkan dalam 4 kloter, yakni 14, 20, 23 Agustus dan terakhir 5 September 2026.

    “Total keseluruhan ada 250 jamaah yang akan berangkat umrah. Kami harapkan semuanya bisa mengambil manfaat dari manasik hari ini dan diberikan umrah yang makbul,” kata Mukid.

    Dengan manasik tersebut, para jamaah diharapkan lebih memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, tertib dan lancar hingga kembali ke Kotawaringin Barat.

    Editor: Andrian

  • PLN Berkomitmen Pulihkan Listrik Kobar, Sistem Ditargetkan Normal 25 Agustus 2026

    PLN Berkomitmen Pulihkan Listrik Kobar, Sistem Ditargetkan Normal 25 Agustus 2026

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – PT PLN (Persero) berkomitmen mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan, termasuk di kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Sistem kelistrikan ditargetkan kembali normal dengan cadangan daya yang memadai sekitar 25 Agustus 2026.

    Manager PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun Agung Darmawan mengatakan proses pemulihan terus dilakukan setelah sejumlah unit pembangkit mengalami gangguan.

    PLN bersama seluruh pemangku kepentingan mengarahkan personil dan sumber daya untuk mempercepat normalisasi sistem.

    PLN terus mengakselerasi proses perbaikan pada unit pembangkit yang mengalami gangguan agar dapat segera kembali beroperasi secara optimal.

    Setelah proses pemulihan telah dicapai dari unit pembangkit PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) di Tabalong. Pembangkit dengan daya mampu password 100 megawatt (MW) tersebut telah kembali beroperasi memasok sistem interkoneksi Kalimantan sejak 28 Juli 2026.

    Pemulihan unit pembangkit tersebut berlangsung lebih cepat dari target awal. Sebelumnya, pembangkit tersebut ditargetkan kembali beroperasi pada 30 Juli 2026, namun berhasil dipulihkan dua hari lebih cepat, kata Agung, Rabu (5)8/2026).

    Kembalinya pembangkit berkapasitas 100 MW itu berdampak terhadap berkurangnya durasi pemadaman listrik. Agung menyebut rata-rata durasi pemadaman yang sebelumnya mencapai sekitar enam jam kini menjadi sekitar tiga jam kurang. “Rata-rata durasi pemadaman yang sebelumnya mencapai sekitar enam jam ini berkurang menjadi sekitar tiga jam,” ujarnya.

    PLN selanjutnya menargetkan salah satu unit pembangkit PLTU PT SKS listrik Kalimantan (SLK) di Gunung Mas dengan daya mampu 100 MW dapat selesai dipulihkan pada 5 agustus 2026. Jika unit pembangkit tersebut kembali beroperasi, PLN berharap kondisi pasokan listrik semakin membaik sehingga tidak lagi terjadi pemadaman. Meski begitu, sistem kelistrikan masih berada dalam kondisi siaga karena cadangan daya yang tersedia masih terbatas.

    Untuk memastikan sistem kembali normal secara menyeluruh, PLN juga mempercepat perbaikan unit PLTU Asam-Asam. P unit pembangkit ini ditargetkan kembali masuk ke sistem sekitar 25 Agustus 2026.
    Dengan masuknya kembali pembangkit tersebut, PLN berharap sistem kelistrikan dapat kembali dalam kondisi normal sekaligus memiliki cadangan daya yang lebih memadai. Proses perbaikan terus dipercepat agar target tersebut dapat tercapai.

    Pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat dan DPRD kobar juga meminta PLN mempercepat pemulihan pasokan listrik. Masyarakat berharap komitmen tersebut benar-benar terealisasi agar pemadaman tidak mengganggu aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi.

    PLN memastikan upaya pemulihan terus dilakukan bersama agar pemangku kepentingan. Seluruh unit pembangkit yang mengalami gangguan akan terus dikejar perbaikannya agar dapat kembali beroperasi optimal dan sistem kelistrikan ditargetkan normal pada 25 Agustus 2026.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Bukan Sekedar Pindah Penduduk, Transmigrasi di Kobar Dibidik Jadi Pusat Ekonomi

    Bukan Sekedar Pindah Penduduk, Transmigrasi di Kobar Dibidik Jadi Pusat Ekonomi

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, punya pendekatan baru dalam mengembangkan program transmigrasi. Pak sekedar memindahkan penduduk, transmigrasi diarahkan menjadi bagian dari strategi membangun pusat ekonomi baru di daerah.

    Salah satu kawasan yang diproyeksikan untuk pengembangan tersebut berada di Desa Rangda, kecamatan Arut Selatan (Arsel). Masyarakat setempat telah menunjukkan keterbukaan terhadap program transmigrasi dan bahkan menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan kawasan.

    Lahan yang disiapkan mencapai 800 hektare. Kawasan tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 400 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.600 hingga 2.000 jiwa. Program yang diharapkan masyarakat adalah transmigrasi pola Pugar, yakni penataan permukiman masyarakat lokal yang dipadukan dengan kehadiran pendatang dalam satu kawasan terpadu.

    Dengan pola tersebut, masyarakat lokal tidak ditinggalkan dalam pembangunan. Sektor pertanian, perdagangan, jasa, pengolahan hasil dan usaha masyarakat dapat dikembangkan sehingga aktivitas ekonomi baru tumbuh di kawasan tersebut. Kawasan transmigrasi nantinya diharapkan tidak hanya berisi permukiman. Sektor pertanian perdagangan jasa, pengolahan hasil dan usaha masyarakat dapat dikembangkan.

    Kehadiran transmigrasi juga diharapkan membawa pengetahuan dan keterampilan baru. Pengalaman di bidang pertanian maupun usaha produktif dapat dipadukan dengan potensi lokal untuk meningkatkan produktivitas pendapatan masyarakat. Konsep tersebut menjadi penting karena pembangunan kawasan transmigrasi diarahkan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Keterbukaan menjadi modal sosial agar pembangunan dapat berjalan melalui kolaborasi antara masyarakat lokal dan pendatang.

    Namun, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan dukungan pemerintah. Keterbatasan anggaran daerah membuat dukungan pemerintah pusat dan kementerian terkait diperlukan, terutama untuk memperkuat infrastruktur desa. Jalan akses, listrik, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pasar menjadi kebutuhan penting. Infrastruktur tersebut akan menjadi penopang agar kawasan 800 hektare tidak hanya menjadi pemukiman, tetapi benar-benar berkembang menjadi kawasan ekonomi.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kobar Yudhi Hudaya, mengatakan arah pembangunan transmigrasi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari bertambahnya permukiman dan penduduk.

    “Transmigrasi ini bagaimana bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Masyarakat lokal dan pendatang bisa bersama-sama mengembangkan potensi kawasan, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Yudhi, Rabu (5/8/2026).

    Dengan pendekatan tersebut, kobar berharap kawasan transmigrasi Arsel-Kotawaringin Lama (Kolam), khususnya desa Rangda, dapat menjadi contoh pembangunan transmigrasi yang mengutamakan kolaborasi. Transmigrasi diharapkan bukan lagi sekedar perpindahan penduduk, tetapi menjadi pintu masuk pemerataan pembangunan dan penggerak ekonomi baru bagi masyarakat.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • ASN Lamandau Ditemukan Meninggal di Mobil yang Terparkir di Pangkalan Bun

    ASN Lamandau Ditemukan Meninggal di Mobil yang Terparkir di Pangkalan Bun

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Sosial Kabupaten Lamandau, Agung AN, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam mobil Honda HR-V warna merah yang terparkir di jalan Iskandar Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

    Kapolsek Arut Selatan Polres Kobar AKP Retno saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026) membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8) dan pertama kali diketahui setelah sebuah mobil terparkir cukup lama di pinggir Jalan Iskandar.

    Menurut Retno, mobil dengan nomor Polisi KH 1271 RD tersebut ditemukan dalam kondisi mesin masih menyala. Lampu depan dan belakang mobil juga masih menyala ketika ditemukan.

    “Saksi melihat mobil tersebut terparkir cukup lama dalam keadaan mesin hidup. Karena merasa curiga, saksi kemudian mendatangi mobil ters,” ujar Retno.

    whatsapp image 2026 08 05 at 09.46.35
    Mobil Agung AN yang terparkir di Jalan Iskandar Pangkalan Bun. (Ist)

    Saat melihat ke dalam kendaraan, saksi mendapati pengemudi berada di kursi depan dalam kondisi bersandar dan tubuhnya miring ke arah pintu sebelah kanan. Saksi kemudian berusaha membangunkan pengemudi dengan mengetuk kaca mobil, namun tidak mendapatkan respon.

    Karena tidak ada respons, saksi kemudian meminta bantuan kepada pengunjung kafe yang berada di sekitar lokasi. Setelah beberapa saat pengemudi tetap tidak memberikan respons, saksi kemudian menghubungi petugas Kepolisian dan Damkar

    Petugas Kepolisian bersama Damkar kemudian tiba di lokasi. Petugas Damkar selanjutnya berhasil membuka pintu mobil untuk mengevakuasi pengemudi yang berad di dalam kendaraan.

    “Setelah pintu berhasil dibuka, pengemudi kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas Retno.

    Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Agung dinyatakan telah meninggal dunia. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah kemudian dibawa pulang.

    Agung AN diketahui merupakan PNS yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lamandau. Peristiwa tersebut meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan-rekan almarhum.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

error: Content is protected !!