Kategori: PEMKAB KOTIM

Halaman Kerjasama Pemkab Kotim dan Intimnews.com

  • Ikuti Safari Ramadhan di Kecamatan MHS, Halikinnor Serahkan Bantuan Hibah Masjid Rp400 Juta

    Ikuti Safari Ramadhan di Kecamatan MHS, Halikinnor Serahkan Bantuan Hibah Masjid Rp400 Juta

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT- Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) lakukan melakukan kunjungan kerja sekaligus safari Ramadhan terakhir 1446 H/2025 M di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Jumat 21 Maret 2025.

    “Kami juga melaksanakan serah terima bantuan hibah pembangunan Masjid Jami Al Ikhlas Samuda, Kelurahan Basirih Hilir sebagai bagian dari komitmen kami dalam menunjang sarana ibadah,” jelas Halikinnor.

    Selain itu, Bupati Halikinnor juga menyerahkan bantuan kitab suci Al-qur’an, kipas angin, paket sembako, dan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menambah semangat kita dalam beribadah serta mempererat keharmonisan sosial di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

    Halikinnor juga terima kasih kepada masyarakat Kecaman MHS atas persiapan yang telah dilakukan untuk pertemuan silaturahmi ini, yang bertepatan dengan hari ke-21 Ramadhan.

    “Bulan suci Ramadhan adalah momen yang penuh berkah untuk mempererat ukhuwah dan membangun komunikasi yang harmonis antara ulama, umara, dan umat. melalui safari ramadhan ini, kita berharap dapat memperkuat kolaborasi demi keberhasilan pembangunan daerah,” jelasnya lagi.

    Ia juga perlu mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya warga masyarakat di Kecamatan MHS untuk terus menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

    “Marilah kita memohon kepada allah swt agar senantiasa memberikan kekuatan, bimbingan dan tuntunan kepada kita semua, sehingga kita dapat melaksanakan tugas-tugas pengabdian kita dengan sebaik-baiknya, dan terhindar dari segala macam bala bencana bagi daerah dan negeri ini,” pungkasnya.

  • Melalui Pelatihan Jurnalistik, Siswa Diharapkan Mampu Mengkonsumsi Informasi dengan Cerdas

    Melalui Pelatihan Jurnalistik, Siswa Diharapkan Mampu Mengkonsumsi Informasi dengan Cerdas

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi kegiatan workshop pelatihan jurnalistik televisi di SMK Negeri 1 Sampit bagi generasi Z dalam upaya antisipasi hoaks, Selasa 25 Februari 2025.

    Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak sekolah SMK Negeri 1 Sampit dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) perwakilan Kotawaringin Timur.

    Staf Ahli Bupati Kotim Rusmiati menyampaikan, era digital seperti saat ini, arus informasi mengalir begitu cepat. Informasi yang diterima setiap hari bisa datang dari berbagai platform, terutama media sosial.

    “Di tengah kemudahan akses informasi ini, kita juga dihadapkan pada tantangan besar, yaitu maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks,” jelas Rusmiati membacakan sambutan Bupati Halikinnor.

    Menurutnya, hoaks tidak hanya menyesatkan, tetapi juga dapat memecah belah persatuan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk itu, tema pelatihan hari ini, “pelatihan jurnalistik di era digital bagi generasi Z dalam upaya antisipasi hoaks,” sangat relevan.

    “Saya yakin, melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya akan memahami bagaimana menjadi konsumen informasi yang cerdas, tetapi juga bagaimana menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, aktual, berimbang, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

    Rusmiati berpesan kepada siswa sebagai generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang benar.

    “Pelatihan ini menjadi kesempatan emas untuk menambah wawasan, keterampilan, serta menanamkan sikap kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi,” lanjutnya.

    Siswa harus belajar banyak, apalagi narasumber yang kompeten, salah satunya dari Bapak Kapolres Kotim, yang akan memberikan perspektif penting dalam upaya pencegahan hoaks.

    “Saya berharap, melalui kegiatan ini, lahir generasi muda yang cerdas, kreatif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan media di era digital,” pungkasnya.

  • Diskominfo Kotim Pastikan Layanan Pengaduan PPID di MPP Cepat dan Transparan 

    Diskominfo Kotim Pastikan Layanan Pengaduan PPID di MPP Cepat dan Transparan 

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur (Kotim) Marjuki, meninjau layanan Pengaduan dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sampit.

    “Kita memastikan pelayanan betul-betul berjalan dengan baik serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi untuk menyampaikan pengaduan,” kata Marjuki, Rabu 19 Februari 2025.

    Ia menekankan pentingnya respons cepat dan transparansi dalam pelayanan informasi publik. Ia juga sempat berdialog dengan petugas untuk memastikan sistem pengaduan dan layanan PPID berjalan optimal.

    “Kita berharap masyarakat dapat lebih aktif memanfaatkan menggunakan layanan ini untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh informasi yang dibutuhkan,” demikian Marjuki.

  • Jam Kerja Pegawai di Kotim Dikurangi saat Ramadhan, Begini Ketentuannya

    Jam Kerja Pegawai di Kotim Dikurangi saat Ramadhan, Begini Ketentuannya

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Jelang Puasa Ramadhan Ramadhan 1446 Hijriah/2025, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Tentang Pengaturan Jam Kerja pada Ramadhan 1446 Hijriah bagi Pegawai ASN dan Non ASN.

    SE ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintahan dan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

    “Kami melakukan penyesuaian untuk jam kerja pegawai yang dituangkan dalam surat edaran bupati dan telah disampaikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim Kamaruddin Makkalepu, Selasa 18 Februari 2025.

    Dijelaskan dalam SE tersebut menetapkan bahwa jam efektif bagi perangkat daerah yang melaksanakan lima maupun enam hari kerja selama Ramadhan minimal 32 jam 30 menit per minggu.

    OPD yang memberlakukan lima hari kerja, maka jam masuk kerja Senin sampai Jumat adalah 08:00 WIB-15.00 WIB, dengan waktu istirahat khusus Jumat pada 10:30 WIB – 13:00 WIB.

    Selanjutnya, OPD yang memberlakukan enam hari kerja seperti rumah sakit dan unit pelayanan teknis kesehatan maka jam masuk kerja Senin sampai Kamis adalah 08:00 WIB -14.00 WIB, Jumat 08:00-10:30 WIB dan Sabtu 08:00 WIB-14:00 WIB.

    “Dengan demikian jam kerja instansi pemerintah berkurang sebanyak lima jam. Dari semua 37 jam 30 menit dalam seminggu dikurangi menjadi 32 jam 30 menit. Ketentuan ini berlaku hanya selama Ramadhan,” lanjutnya.

    Selain OPD, ditetapkan juga aturan terkait jam kerja satuan pendidikan atau sekolah yang disampaikan melalui Dinas Pendidikan setempat.

    Sekolah yang memberlakukan lima hari kerja, maka jam pelajaran pada Senin sampai Jumat adalah 07:00 WIB – 14.00 WIB, dengan waktu istirahat khusus Jumat pada 10:30 WIB -13:00 WIB. Sementara, sekolah yang memberlakukan enam hari kerja, maka jam pelajaran pada Senin sampai Kamis adalah 07:00 WIB – 13.00 WIB, Jumat 07:00-10:30 WIB dan Sabtu 07:00 WIB -12:00 WIB.

    BKPSDM Kotim juga menetapkan sejumlah aturan selama Ramadhan, meliputi meniadakan sementara kegiatan apel pagi dan olahraga atau senam kesegaran jasmani serta kerja bakti yang biasanya dilaksanakan pada Jumat.

    Selanjutnya, bagi unit kerja atau satuan organisasi yang menerapkan enam hari kerja atau yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas agar mengatur penugasan pegawai selama Ramadhan.

    Seperti, rumah sakit/puskesmas, unit kerja yang memberikan pelayanan komunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, perpajakan dan unit kerja pelayanan lainnya yang sejenis.

    Untuk menjalin kebersamaan diharapkan kepada Pegawai ASN dan Non ASN yang bukan beragama Islam atau non muslim, dapat menghargai dan menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan 1446 Hijriah.

    “Untuk OPD atau unit kerja agar memastikan pelaksanaan jam kerja selama Ramadhan ini tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kinerja pegawai ASN dan non ASN,” pungkasnya.

     

  • Ketersedian Gas Elpiji 3 Kg di Kotim, Dipastikan Aman Jelang Puasa Ramadan

    Ketersedian Gas Elpiji 3 Kg di Kotim, Dipastikan Aman Jelang Puasa Ramadan

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan ketersediaan elpiji 3 Kg menjelang Puasa Ramadan 1445 Η Tahun 2025 ini aman.

    “Kami akan terus memastikan ketersediaan elpiji subsidi tetap aman, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, di mana biasanya terjadi lonjakan konsumsi,” kata Plt Kepala DPKUKMP Kotim, Fahrujiansyah, Selasa 18 Februari 2925.

    Fahrujiansyah menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan pemantauan terhadap agen dan distributor elpiji di wilayah Kotim. Berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan kelancaran distribusi dan penggunaan elpiji sesuai peruntukan.

    “Berdasarkan aturan, elpiji 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Kami akan terus memantau agar tidak ada penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak,” lanjutnya.

    Ia mengakui sempat terjadi kekosongan beberapa bulan lalu. Namun, pasokan saat ini telah kembali normal.

    “Pantauan kami menunjukkan stok elpiji di agen-agen masih mencukupi. Bahkan, jika terjadi lonjakan permintaan, kami siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan tetap tersedia,” pungkasnya.

  • Peringati Hari Pers Nasional, Polres Kotim Perkuat Sinergitas dengan PWI 

    Peringati Hari Pers Nasional, Polres Kotim Perkuat Sinergitas dengan PWI 

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT ke-79 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama PWI setempat menggelar coffee morning di salah satu rumah makan di Sampit, Senin 17 Februari 2025.

    Coffee morning berlangsung penuh keakraban. Para jurnalis dan anggota kepolisian berbincang santai, berdiskusi mengenai tugas dan peran masing-masing, serta bernyanyi bersama.

    Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan, tujuan kegiatan ini memperkuat sinergitas serta membangun keakraban antara Polres Kotim dan Insan Pers.

    “Kegiatan ini dilaksanakan agar kerjasama kita kedepan bisa terbangun dengan baik, dari pers bisa mendapatkan berita dan mempererat tali silahturahmi antara polri dan pers,” kata Resky Maulana.

    Menurutnya,, insan pers sebagai garda terdepan membantu polri dalam menciptakan suasana kondusif dalam pemberitaan di masyarakat. Dan berterimakasih telah membantu Polres Kotim untuk pemberitaan selama ini.

    “Saya mengapresiasi pers sampai sejauh ini selalu berkontribusi positif yang menciptakan masyarakat yg Kamtibmas dengan berita yang profesional dan berimbang,” lanjutnya.

    Sementara itu Ketua PWI Kotim Siti Fauziah mengapresiasi dan berterimakasih kepada jajaran Polres Kotim yang ikut berpartisipasi dalam momen HPN 2025 ini.

    “Terimakasih kepada Polres Kotim yang sudah bersinergi bersama kami dalam memperingati HPN 2025. Ini suatu kebanggan bagi kami PWI karena beberapa tahun terakhir ini tidak pernah diperingati semeriah dan mendapat ini,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga ajang untuk mempererat sinergi antara pers dan kepolisian.

    “Kami berharap sinergitas ini terus terjalin, membangun keakraban, dan memperkuat kerja sama antara jurnalis dan kepolisian,” pungkasnya.

  • Pemkab Kotim Dorong Kemajuan Pelaku UMKM

    Pemkab Kotim Dorong Kemajuan Pelaku UMKM

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong kemajuan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggelar Gebyar UMKM 2025.

    Pj Sekda Kotim Sanggul Lumban Gaol, menyampaikan gebyar UMKM Kabupaten Kotim merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk terus mendukung dan mendorong kemajuan para pelaku UMKM di daerah ini.

    “UMKM bukan hanya menjadi tulang punggung perekonomian, tetapi juga simbol kemandirian, kreativitas, dan inovasi masyarakat kita,” kata Sanggul, saat membuka gebyar UMKM yang gelar di Citimall Sampit, Jumat 15 Februari 2025 malam.

    Menurutnya, dalam tantangan global dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, UMKM harus terus beradaptasi, memanfaatkan digitalisasi, dan mengembangkan kualitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional.

    “Saya sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras seluruh pelaku UMKM yang telah berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah,” lanjutnya.

    Ia berharap acara ini dapat menjadi momentum penting bagi kebangkitan UMKM di Bumi Habaring Hurung. kami, dari pemerintah daerah, akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan, akses permodalan, maupun perluasan pasar.

    “Mari kita jadikan umkm sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

  • Wabup Irawati Tekankan Pentingnya Koordinasi dalam Pembangunan 

    Wabup Irawati Tekankan Pentingnya Koordinasi dalam Pembangunan 

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT- Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati, menegaskan tentang pentingnya koordinasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten dan desa dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

    “Setiap program dan kegiatan pembangunan harus memiliki sinergi serta koordinasi yang berkelanjutan. Dengan begitu, implementasinya bisa lebih efektif dan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun,” kata Irawati, Jumat 14 Februari 2024.

    Menurutnya, koordinasi yang baik akan mencegah tumpang tindih kewenangan serta memastikan program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal.

    Ia juga mengingatkan perangkat daerah untuk mencermati daftar usulan dari kecamatan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal rencana kerja perangkat daerah (RKPD) tahun 2026.

    “Evaluasi terhadap usulan tersebut sangat penting agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” lanjutnya.

    Irawati juga meminta para camat agar segera menyampaikan berita acara hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kepada Bupati Kotim melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

    “Dokumen hasil musrenbang harus disampaikan paling lambat tujuh hari setelah pelaksanaannya, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy,” bebernya lagi.

    Irawati menekankan bahwa kesepakatan dalam musrenbang memiliki peran strategis dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.

    “Masukan dari masyarakat, baik melalui desa maupun kelurahan, harus diperhatikan agar program yang dihasilkan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

  • Plt Kepala DLH Kotim: Menciptakan Lingkungan yang Bersih Harus Dimulai dari Lingkungan Sekolah

    Plt Kepala DLH Kotim: Menciptakan Lingkungan yang Bersih Harus Dimulai dari Lingkungan Sekolah

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Timur (Kotim) Marjuki lembaga pendidikan setempat untuk menciptakan lingkungan yang bersih.

    “Kita itu ingin menciptakan sisi kebersihan dan budaya sehat. Tapi untuk menciptakan itu harus ada keterlibatan semua. Mulai dari lingkungan pendidikan, Dengan begitu, lingkungan sekitar, terutama di sekolah maupun masyarakat, otomatis bersih dan sehat,” jelas Marjuki, Rabu 12 Februari 2025.

    Menurutnya, sejauh ini kepedulian masyarakat terhadap sampah rendah. Masih ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Bahkan saat membuang di depo sampah, sebagian masyarakat enggan turun untuk menaruh sampah ke dalam depo.

    “Makanya kita siapkan petugas di setiap depo. Begitu juga di sekolah, peserta harus dibiasakan peduli terhadap sampah,” lanjutnya.

    Marjuki berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, lingkungan di Kotim akan semakin bersih dan sehat. Ini sejalan dengan harapan Bupati Kotim Halikinnor.

    “Jadi jangan ada lagi melihat sampah terus otaknya berfikir itu tugas DLH. Dalam hal ini semuda harus peduli dengan sampah. Tidak ada lagi orang buang sampah sembarangan,”pungkasnya.

  • Pemkab Kotim Komitmen Dukung Penguatan Kelembagaan Sekolah Adiwiyata 

    Pemkab Kotim Komitmen Dukung Penguatan Kelembagaan Sekolah Adiwiyata 

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan komitmenya mendukung pembinaan penguatan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah dan kelembagaan sekolah adiwiyata.

    Asisten 1 Sekda Kotim Rihel, menyampaikan sekolah adalah bagian penting dari sistem pendidikan, sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang berfungsi untuk mendidik dan mengembangkan potensi peserta didik, sekolah juga berperan membentuk karakter, kepribadian, intelektualitas, potensi diri peserta didik.

    “Melalui kegiatan ini Pemkab Kotim turut berkomitmen membina, memotivasi dan mendukung upaya sekolah untuk melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah dan menguatkan kelembagaan sekolah adiwiyata di Kabupaten Kotim,” kata Rihel saat mengikuti kegiatan tersebut, Selasa 11 Februari 2025.

    Menurutnya, dengan upaya inilah sekolah diharapkan mampu menjadi tempat ditanamkannya pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjadi contoh penerapan perilaku ramah lingkungan hidup seperti menjaga kebersihan, sanitasi, dan drainase.

    “Berinovasi dengan kearifan lokal di sekitar kepada warga sekolah sehingga mampu untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, baik di sekolah itu sendiri, sekitar sekolah, dan juga daerah,” lanjutnya.

    Terutama untuk pengelolaan sampah, seperti yang diketahui, saat ini Kabupaten Kotim sedang berada pada tantangan besar dalam pengelolaan sampah. kurangnya infrastruktur persampahan yang memadai diperparah lagi dengan kurangnya kesadaran masyarakat serta budaya membuang sampah sembarangan.

    “Hal ini membuat sampah kita menumpuk dan tak terkelola dengan baik. dan melalui sekolah adiwiyata, sekolah yang didalamnya melakukan pembelajaran dan praktik baik pada mata pelajaran, ekstrakurikuler dan pembiasaan diri, dapat mengajarkan contoh atau bahkan telah mengenal teknologi penanganan sampah yang baik dan bermanfaat, diharapkan mampu mengelola sampah dari sumbernya,” sambungnya.

    Rihel mengajak semua pihak untuk bekerjasama, saling bersinergi, berkontribusi dengan apa yang mampu kita lakukan untuk mencapai visi Kabupaten Kotim unggul yang sejahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup, dari sekolah kita, dari rumah kita, dan dimulai dari diri kita sendiri.

    “Kami mengapresiasi, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada sekolah yang telah mendapatkan penghargaan adiwiyata atas upaya warga sekolahnya yang telah melakukan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah, jangan berhenti ditahap ini dan terus semangat untuk lebih baik lagi,” pungkasnya.

error: Content is protected !!