Kategori: PEMKAB KOTIM

Halaman Kerjasama Pemkab Kotim dan Intimnews.com

  • Perpustakaan Umum Kotim Sediakan 39.000 Eksemplar Buku

    Perpustakaan Umum Kotim Sediakan 39.000 Eksemplar Buku

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Bupati Halikinnor pada Senin 20 Januari 2025.

    Perpustakaan Umum yang bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 5,5 Sampit, perpustakaan ini menyediakan 39.000 eksemplar buku dengan berbagai tema, termasuk terbitan terbaru di bidang hukum dan referensi penelitian.

    Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kotim Rusnah, menyampaikan bahwa fasilitas ini bertujuan meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi masyarakat.

    “Langkah ini kami lakukan untuk terus mendorong minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi masyarakat,” ungkapnya, Senin 27 Januari 2025.

    Rusnah juga menyoroti ketersediaan buku khusus untuk mendukung kebutuhan mahasiswa dan peneliti.

    “Buku-buku hukum yang kami miliki, misalnya, sangat cocok untuk referensi penelitian. Selain itu, buku di berbagai bidang lain juga tersedia,” tambahnya.

    Perpustakaan ini beroperasi dari Senin hingga Sabtu, pukul 07.00-15.00. Rusnah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini sebagai “jendela dunia” yang menyediakan informasi beragam.

  • ASN Selingkuh di Kotim Terancam Sanksi Berat

    ASN Selingkuh di Kotim Terancam Sanksi Berat

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotawaringin Timur (Kotim) Kamaruddin Makalepu, menegaskan bahwa pihaknya akan menjatuhkan sanksi berat terhadap ASN yang terlibat kasus perselingkuhan.

    “Saat ini masih berproses. Penjatuhan hukuman disiplin sedang berjalan,” kata Kamaruddin saat dikonfirmasi pada Senin 27 Januari 2025.

    Dijelaskan, penanganan kasus seperti ini melalui beberapa tahapan, termasuk pemeriksaan oleh tim yang dibentuk oleh pejabat pembina kepegawaian. Tim tersebut terdiri dari unsur atasan langsung, dalam hal ini Camat, unsur pengawasan dari Inspektorat, serta unsur kepegawaian dari BKPSDM.

    “Kami ingin memastikan seluruh prosedur sesuai dengan peraturan yang berlaku sebelum menjatuhkan sanksi,” lanjutnya.

    Menurutnya, sikap tegas ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim.

    Kasus ini mencuat setelah seorang ASN berinisial AS, yang menjabat kepala seksi di Kecamatan Baamang, dipergoki bersama seorang perempuan bernama RC, istri dari AP, pada 17 Desember lalu di sebuah rumah kosong.

    Insiden ini langsung dilaporkan ke BKPSDM pada 20 Desember 2024 lalu. Namun, pihak pelapor menyebutkan penanganan kasus ini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

    Selain sanksi kepegawaian, kasus ini juga tengah diproses secara hukum. AS dan RC telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perzinaan sesuai Pasal 284 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara hingga sembilan bulan.

    Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor pun angkat bicara. la menegaskan tidak akan mentoleransi perilaku yang mencoreng nama baik ASN.

    “Kami akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Semua ASN harus menjaga integritas dan menjadi teladan bagi masyarakat,” tegasnya.

  • Pemkab Kotim Komitmen Dukung Program Pangan Nasional Melalui Pelatihan dan Pendampingan

    Pemkab Kotim Komitmen Dukung Program Pangan Nasional Melalui Pelatihan dan Pendampingan

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen penuh mendukung program pangan nasional dengan penanaman jagung serentak 1 juta hektar tahun 2025 ini.

    “Pemkab Kotim berkomitmen penuh untuk memberikan pendampingan, pelatihan, dan bantuan teknis kepada para petani agar program ini dapat berjalan sukses,” kata Bupati Halikinnor, Senin 27 Januari 2025.

    Selain itu, pihaknya juga akan memastikan adanya akses pasar yang baik untuk hasil panen jagung, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat.

    Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk nyata dari keseriusan kita dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

    Dirinya percaya dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, Kabupaten Kotim dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam mendukung swasembada pangan nasional.

    “Semoga langkah kita hari ini diberkahi oleh Alla SWT dan membawa manfaat besar bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia. mari kita wujudkan swasembada pangan untuk indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,”pungkasnya.

  • Pengembangan Komoditi Unggulan di Kotim Dibagi Tiga Zonal Wilayah

    Pengembangan Komoditi Unggulan di Kotim Dibagi Tiga Zonal Wilayah

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Wakil Bupati Irawati menyampaikan tiga zona wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yakni wilayah Utara, Tengah dan Selatan memiliki komoditi unggulan masing-masing.

    “Pengembangan komoditi unggulan di kabupaten kotawaringin timur di bagi tiga zona wilayah,” jelas Irawati, Senin 27 Januari 2025.

    Hal ini juga disampaikan Irawati mengikuti Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di Kecamatan Kota Besi, Kamis 23 Januari 2025 lalu.

    Komoditi unggulan ini diharapkan memberikan keuntungan untuk daerah kedepannya. Pemkab Kotim juga telah meresmikan sejumlah fasilitas di wilayah selatan Kabupaten Kotim, termasuk Sambungan Rumah Air Bersih (SRAB) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

    Adapu komoditi unggulan di tiga wilayah ini, Wilayah Utara, perkebunan, pengembangan sentra peternakan sapi, dan komoditi unggulan peternakan.

    Wilayah Tengah, hortikultura, perikanan budidaya, pengembangan sentra peternakan sapi, perdagangan dan jasa; dan industri dan pergudangan.

    Wilayah selatan, pertanian tanaman pangan, perikanan tangkap, industri dan pergudangan, pengembangan sentra peternakan sapi, dan komoditi unggulan peternakan sapi.

  • BPBD Kotim Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Melalui Aplikasi Informasi dan Laporan

    BPBD Kotim Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Melalui Aplikasi Informasi dan Laporan

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam dengan aplikasi informasi dan laporan.

    Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyampaikan bahwa aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah akses informasi dan edukasi bagi masyarakat terkait potensi dan pencegahan bencana di daerah.

    “Aplikasi ini merupakan bagian dari standar layanan minimal yang wajib kami berikan kepada masyarakat,” kata Multazam, Minggu 26 Januari 2025.

    Lebih lanjut, Multazame mengungkapkan aplikasi itu dapat diakses melalui alamat https://s.id/bpbdkotim_official, yang menggabungkan kemudahan akses layanan melalui website, media sosial, dan saluran personal langsung.

    Menurutnya, aplikasi tersebut menyediakan informasi penting terkait pencegahan dan potensi bencana, serta platform untuk melaporkan kejadian bencana. Warga dapat mengakses untuk melaporkan kejadian bencana.

    Warga juga dapat mengakses website, Instagram, dan YouTube BPBD Kotawaringin Timur untuk mendapatkan informasi terbaru. Masyarakat juga dapat menghubungi BPBD melalui alamat email dan nomor WhatsApp yang disediakan.

    “Setiap laporan yang diterima melalui WhatsApp langsung terhubung ke Tim Reaksi Cepat BPBD yang selalu siaga untuk penanganan cepat,” terang Multazam.

    Kotim sendiri merupakan daerah yang rawan bencana, dengan potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau dan banjir di musim hujan. Bencana lain yang perlu diwaspadai meliputi longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem.

    “Kewaspadaan dan kebersamaan sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Pemerintah tidak dapat bekerja maksimal tanpa dukungan masyarakat,” pungkasnya.

  • Camat Cempaga Targetkan Setiap Desa Tanam 10 Hektare Jagung

    Camat Cempaga Targetkan Setiap Desa Tanam 10 Hektare Jagung

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Camat Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Adi Chandra mengungkapkan pihaknya siap mendukung program pemerintah yaitu Program Tanam Jagung 1 juta hektare. 

    “Penanaman jagung sudah mulai kami lakukan serentak kemarin. Ini bentuk dukungan kami terhadap program ketahan pangan,” jelas Adi Chandra, Sabtu 25 Januari 2025.

    Dijelaskan saat ini pihaknya telah menanam jagung di lahan seluas empat hektare. Pada kuartal satu atau tiga bulan pertama ini menargetkan setiap desa menanam 10 hektare jagung di Kecamatan Cempaga.

    “Kami targetkan minimal kuartal satu ini per desa itu sepuluh hektare dulu. Dikali delapan desa, jadi sekitaran 80 hektare dulu se- kecamatan,” lanjutnya.

    Ia menjelaskan bahwa Bupati Kotim Halikinnor sebelumnya menargetkan setiap desa 100 hektare. Karena daerahnya ditargetkan dalam tahun ini dapat menanam jagung di lahan seluas 23.217 hektare.

    “Memang target 100 hektare per desa, kami tetap upayakan untuk mencapai itu, karena ini adalah program pemerintah jadi harus kita dukung,”pungkasnya.

  • Kantor Dinas Perikanan Kotim akan Dikakukan Renovasi Bertahap

    Kantor Dinas Perikanan Kotim akan Dikakukan Renovasi Bertahap

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyampaikan pada tahun 2025 ini pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp200 juta untuk renovasi Kantor Dinas Perikanan setempat.

    “Ada beberapa ruangan di Kantor Dinas Perikanan Kotim sudah rusak berat bahkan ada yang tidak bisa lagi dimanfaatkan, untuk itu kita akan memastikan adanya renovasi secara bertahap,” jelas Halikinnor, Sabtu 25 Januari 2025.

    Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Ahmad Sarwo Oboi mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh bupati Kotim tersebut karena telah merespon cepat apa yang menjadi kebutuhan saat ini.

    “Khususnya untuk anggaran Rp200 juta tersebut akan kami gunakan untuk mengganti mebel dan fasilitas kantor yang sangat mendesak seperti kursi dan laptop,” ungkapnya.

    Menurutnya, untuk perbaikan bangunan kantor secara menyeluruh pihak yang merencanakan pada tahun 2026 mendatang mengingat biaya yang diperlukan cukup besar dan perlu perhitungan lebih lanjut.

    “Jika nantinya telah dilakukan renovasi tentu kami berharap kinerja pegawai dapat semakin optimal dan memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah, khususnya terhadap kemajuan sektor perikanan,” tutupnya.

  • Pembangunan Dermaga Sampit-Seranau Terkendala Status Kepemilikan

    Pembangunan Dermaga Sampit-Seranau Terkendala Status Kepemilikan

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Pembangunan dermaga penyeberangan feri yang menghubungkan Sampit dan Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terkendala status kepemilikan aset.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Rody Kamislam menjelaskan bahwa dermaga eksisting saat ini masih berada di bawah kepemilikan PT Inhutani, sehingga pemerintah daerah kesulitan untuk melakukan perbaikan atau renovasi dulu.

    “Sebelum melakukan pembangunan atau renovasi, kita perlu memastikan aset dermaga menjadi milik Pemda Kotawaringin Timur,” jelas Rody Kamislam, Jumat 24 Januari 2025.

    Ia mengakui Dermaga yang ada saat ini belum memenuhi standar keselamatan untuk dilalui kendaraan roda empat. Pasalnya hanya mengangkut kendaraan dua roda atau sepeda motor.

    Pihaknya lebih memprioritaskan pengalihan aset dermaga tersebut ke pemerintah daerah terlebih dahulu agar dapat dilakukan pembangunan sesuai standar yang diharapkan.

    Lanjutnya, selain kendala kepemilikan, studi kelayakan (Feasibility Study/FS) juga menjadi prioritas utama sebelum proyek pembangunan dimulai.

    “Kami ingin memastikan bahwa proyek ini layak secara teknis, ekonomis, dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Hasil studi kelayakan yang valid akan menjadi dasar bagi pelaksanaan proyek ini,” lanjutnya.

    Meskipun dermaga di sisi Seranau sudah menjadi aset pemerintah daerah, pembangunan dermaga di kedua sisi tetap diperlukan untuk memastikan konektivitas Sampit-Seranau yang optimal.

    “Kita terus komitmen untuk menyelesaikan kendala kepemilikan dan studi kelayakan agar pembangunan dermaga penyeberangan dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.

  • Pemerintah Desa Diminta Segera Tetapkan APB Desa Tahun Anggaran 2025

    Pemerintah Desa Diminta Segera Tetapkan APB Desa Tahun Anggaran 2025

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati meminta pemerintah desa setempat untuk menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) desa tahun anggaran 2025.

    Hal ini disampaikan Irawati mengikuti Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di Kecamatan Kota Besi, Kamis 23 Januari 2025.

    “Segera menetapkan APB desa tahun anggaran 2025 agar segera disalurkan dana desa tahap i sehingga dapat menggerakkan perekonomian di desa,” jelasnya.

    Selain menggerakkan ekonomi desa juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa terutama untuk pengentasan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai desa.

    Dijelaskan dengan penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan dilaksanakan dengan berbasis potensi lokal serta kerja sama desa dan antar desa.

    “Harus memperhatikan aspek pelestarian lingkungan desa dan kawasan perdesaan, dapat dilaksanakan untuk mendukung swasembada pangan dan makan bergizi gratis di tingkat desa,” pungkasnya.

  • Kepala Disbudpar Kotim Sambut Baik Usulan Aset Wisata Dikelola BUMDes

    Kepala Disbudpar Kotim Sambut Baik Usulan Aset Wisata Dikelola BUMDes

    INTIMNEWS.COM,SAMPIT – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur (Kotim) Bima Eka Wardhana menyambut positif usulan pengelolaan aset wisata daerah oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    “Saya kira bagus saja, ada unit BUMDes yang khusus menangani masalah pariwisata. Itu bukan masalah. Jika usulan ini dibahas dan disetujui, kami menyambut baik,” jelasnya, Senin 27 Januari 2025.

    Menurutnya, usulan yang ditangani langsung oleh BUMDes akan lebih terurus secara profesional.

    “Karena kita menilai usaha yang ditangani oleh BUMDes biasanya akan lebih terurus secara regulasi, profesional, dan tertata,” lanjutnya.

    Hal itu menanggapi usulan Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah, agar pengelolaan aset pariwisata yang mangkrak diserahkan kepada BUMDes.

    Menurutnya, pengelolaan wisata oleh BUMDes berpotensi menghadirkan pengelolaan yang lebih baik, seperti yang diterapkan di beberapa daerah di Pulau Jawa atau kota-kota besar dengan sektor pariwisata yang sudah maju.

    Di daerah-daerah lain banyak aset wisata telah diserahkan kepada BUMDes sehingga mampu dikelola dengan lebih optimal dan menghasilkan pendapatan yang signifikan.

    Sementara, hingga kini pengelolaan aset wisata di daerah ini belum ada yang dikelola oleh BUMDes. Sehingga hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk membuka babak baru dalam pengembangan pariwisata daerah.

    “Secara regulasi memang bisa BUMDes mengelola aset wisata dan bisa lebih menghasilkan” lanjutnya.

error: Content is protected !!