INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan penanganan infrastruktur jalan provinsi di seluruh kabupaten dan kota dapat dilakukan pada tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan yang mengedepankan prinsip keadilan dan pemerataan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Fokus pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2026 adalah berkeadilan dan pemerataan sehingga pembangunan seperti jalan provinsi di seluruh kabupaten/kota akan tertangani tahun 2026,” ujar Juni saat ditemui di Palangka Raya, Kamis, 25 Desember 2025.
Menurut dia, penanganan jalan provinsi merupakan bagian dari program pembangunan yang telah direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Program pembangunan yang telah digagas pada tahun sebelumnya juga akan tetap dilanjutkan dan diselaraskan dengan arah RPJMD baru.
“Tak kalah penting melanjutkan proyek-proyek yang sudah digagas di tahun ini dan tahun sebelumnya yang tertuang dalam RPJMD lama dan RPJMD baru,” katanya.
Juni mengakui pelaksanaan pembangunan daerah tetap menghadapi keterbatasan anggaran. Karena itu, program yang dijalankan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah tanpa meninggalkan prinsip pemerataan pembangunan.
“Pembangunan berkelanjutan sebagaimana arahan Gubernur ini menjadi prioritas kita membangun Kalteng tahun 2026 dan ini semua berbasis RPJMD dengan dana yang terbatas dan tetap kita lanjutkan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Pemprov Kalteng juga melanjutkan sejumlah proyek pembangunan lainnya. Di antaranya penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya serta pembangunan Rumah Sakit Modern di Kilometer 26 Jalan Tjilik Riwut.
“Program yang dilanjutkan itu salah satunya RTH di Bundaran Besar Palangka Raya, kemudian Rumah Sakit Modern di Kilometer 26 Jalan Tjilik Riwut, dan yang lain akan kita sesuaikan dengan pendanaan yang ada,” ujarnya.
Juni menegaskan, pembangunan Kalimantan Tengah pada 2026 tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan proyek baru, tetapi juga memastikan program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya dapat terus berjalan.
Pemerataan infrastruktur, khususnya jalan provinsi, menjadi salah satu fokus untuk membuka konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
“Dalam RPJMD secara utuh itu pasti melanjutkan pembangunan yang lalu dan pembangunan yang berkeadilan dan pemerataan di infrastruktur jalan,” pungkasnya.
Editor: Andrian