INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Ketahanan Pangan menyatakan dukungan terhadap peran strategis Muhammadiyah dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Agus Candra, saat menghadiri Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) Muhammadiyah Kalteng Tahun 2025, Sabtu (26/4/2025) di Aula Gedung DPRD Bundaran 3, Kuala Pembuang, Seruyan.
Agus menekankan bahwa pembangunan ketahanan pangan tidak hanya soal produksi dan distribusi, tetapi juga erat kaitannya dengan kualitas masyarakat yang sehat, berpendidikan, dan memiliki daya tahan sosial.
“Kemajuan daerah, termasuk di sektor ketahanan pangan, tidak mungkin dicapai tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah dan elemen masyarakat. Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan punya peran penting dalam membina moral, spiritual, dan sosial masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial telah berkontribusi besar terhadap peningkatan ketahanan pangan secara tidak langsung. Masyarakat yang sehat dan berdaya akan lebih siap menghadapi tantangan krisis pangan, perubahan iklim, dan dinamika ekonomi global.
“Kami di Dinas Ketahanan Pangan sangat terbuka untuk bersinergi, termasuk mendukung program-program Muhammadiyah yang berorientasi pada pembangunan manusia dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalteng, lanjut Agus, menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi keagamaan, menjadi strategi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
Sumber: MMC Kalteng
Editor: Andrian