INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kekompakan dan soliditas aparatur sipil negara (ASN) menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo saat melepas peserta Jalan Sehat dalam rangka Hari Desa Nasional yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 9 Januari 2025.
Dalam arahannya, Edy meminta seluruh ASN menjaga semangat kebersamaan dan bekerja secara kolektif dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Kita harus bekerja dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, dan soliditas. Tanpa itu, pekerjaan kita tidak akan maksimal,” ujar Edy.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah bertujuan menghadirkan keadilan dan pemerataan, khususnya bagi masyarakat di wilayah desa.
“Harapan kita, pembangunan ini tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga sampai ke desa-desa,” katanya.
Menurut Edy, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat dalam menjalankan program pembangunan.
“Walaupun anggaran kita terbatas, kita harus tetap optimistis. Yang penting kita bekerja sungguh-sungguh dan tepat sasaran,” tegasnya.
Wagub juga berharap pelaksanaan program dan kegiatan di tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Semoga di tahun 2026 ini seluruh kegiatan bisa berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan perencanaan,” ucapnya.
Ia menilai kegiatan jalan sehat dan senam bersama memiliki nilai strategis untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antarsesama ASN.
“Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan kita sebagai satu tim,” tuturnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S. Ampung dalam laporannya menyampaikan bahwa awal tahun merupakan momentum penting untuk membangun komitmen kerja ASN.
“Kita jadikan awal tahun 2026 sebagai titik awal untuk bekerja lebih disiplin dan lebih bertanggung jawab,” kata Leo.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peringatan Hari Desa Nasional yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.
“Membangun dari desa adalah arah kebijakan Pemprov Kalteng, salah satunya melalui program Huma Betang Sejahtera yang akan diluncurkan Februari 2026,” jelasnya.
Leo berharap program tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh ASN dan pemangku kepentingan.
“Dengan kebersamaan dan komitmen, kita optimistis pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak nyata, tandasnya.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada peserta sekaligus menambah semarak kebersamaan ASN Pemprov Kalteng.
Editor: Andrian