INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan program Asesmen Minat dan Bakat (AMB) tetap menjadi salah satu fokus utama kebijakan pendidikan pada tahun 2026. Program ini dinilai efektif untuk memetakan potensi peserta didik sejak dini.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan hasil pelaksanaan AMB sebelumnya menunjukkan capaian yang menggembirakan. Ribuan peserta didik di Kalteng tercatat memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata.
Bahkan, sebagian dari peserta didik tersebut masuk dalam kategori superior. Temuan ini, menurut Reza, menjadi modal penting bagi daerah untuk mencetak generasi unggul di masa depan.
“Hasil ini luar biasa dan patut kita banggakan. Tapi yang paling penting adalah tindak lanjutnya,” ujar Reza saat rapat koordinasi daring bersama pengawas dan kepala SMA, SMK, serta Sekolah Khusus se-Kalteng beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan, peserta didik dengan potensi tinggi tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa pendampingan yang jelas. Sekolah diminta aktif mengawal hasil asesmen agar benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi siswa.
Menurut Reza, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menindaklanjuti hasil AMB. Ia meminta agar tim kurikulum, tim kesiswaan, dan guru Bimbingan Konseling (BK) dilibatkan secara aktif.
Bentuk tindak lanjut tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Mulai dari pembentukan kelas khusus, program pengayaan, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang mampu menantang kemampuan berpikir siswa.
“Anak-anak ini harus difasilitasi sesuai bakat dan potensinya, supaya mereka bisa berkembang secara maksimal,” katanya.
Selain program internal sekolah, Disdik Kalteng juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menggandeng pihak eksternal. Kolaborasi ini bertujuan untuk pendalaman dan penguatan potensi peserta didik ber-IQ tinggi.
Reza mengungkapkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan CEO Ingatan Gajah untuk kembali melakukan pengujian lanjutan bagi siswa yang hasil asesmennya berada di atas rata-rata.
“Tahun 2026 kita uji dan asah lagi potensi mereka. Harapannya, ke depan akan muncul champion-champion dari Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Ia berharap, melalui program AMB yang berkelanjutan dan terarah, Kalteng dapat melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Editor: Andrian