website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Gaji Telat, THR Tak Merata, Karyawan PDAM Katingan Mengadu ke DPRD

Ilustrasi

INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Budy Hermanto, menerima aduan dari karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Katingan terkait pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai tidak merata.

Sebanyak sebelas karyawan non-Muslim tidak menerima THR, sementara pegawai beragama Muslim dan Kaharingan mendapat tunjangan hari raya Idulfitri 1446 Hijriah yang hitungan hari lagi dirayakan. Manajemen PDAM Katingan beralasan kondisi keuangan perusahaan tidak mencukupi untuk membayarkan THR kepada seluruh pegawai.

Selain itu, karyawan juga mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji yang seharusnya diterima setiap tanggal 25. Hingga kini, gaji tersebut belum dibayarkan.

THR yang seharusnya diterima paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri 1446 Hijriah juga baru dibayarkan pada Kamis (27/3/2025) malam.

Pasang Iklan

Budy Hermanto menyayangkan ketimpangan dalam pemberian hak karyawan. Ia menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Aturan mengenai THR Keagamaan sudah jelas. Ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016,” kata Budy, Kamis (27/3/2025).

Ia mengacu pada Pasal 5 ayat 3 dalam regulasi tersebut, yang menyebutkan bahwa THR Keagamaan harus dibayarkan satu kali dalam setahun kepada pekerja berdasarkan hari raya keagamaannya masing-masing.

Menurutnya, sebagai perusahaan daerah, PDAM seharusnya menerapkan regulasi dengan baik dan tidak mengabaikan hak karyawan.

Ia mendesak manajemen PDAM Katingan untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan pemberian THR serta segera menyelesaikan persoalan keterlambatan pembayaran gaji.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini. Jangan sampai ada hak karyawan yang diabaikan,” ujarnya.

Pasang Iklan

Budy menyebutkan bahwa ia akan berkomunikasi dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik.

“Bila masalah ini tidak bisa diselesaikan secepatnya, kami akan memanggil manajemen PDAM melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP),” katanya.

Selain itu, ia juga menerima keluhan masyarakat terkait kinerja PDAM Katingan, terutama dalam hal distribusi air yang sering bermasalah serta kualitas air yang belum optimal.

Ia berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Budy juga mengingatkan perusahaan daerah lain untuk memperhatikan hak-hak karyawannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Terpisah Direktur PDAM Katingan Lerry Bungas dikonfirmasi via chat watsapp belum memberikan komentar dan hanya conteng satu.

Pasang Iklan

Penulis: Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan