website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

DPRD Barut Bahas Keamanan dan Kesiapan PSU Pasca Putusan MK

Anggota DPRD Barito Utara saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama KPU, membahas persiapan teknis dan logistik terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

MUARA TEWEH, INTIMNEWS.COM – DPRD Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Barut untuk membahas persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Rapat tersebut diadakan di ruang Rapat DPRD setempat pada Senin, 10 Maret 2025, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PSU yang dijadwalkan pada 22 Maret 2025 mendatang.

RDP ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barut, Hj Henny Rosgiaty Rusli, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Asisten Setda Bidang Administrasi Umum Yaser Arafat, Forkopimda, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta sejumlah undangan dari instansi terkait lainnya. Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis dan logistik dalam pelaksanaan PSU di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terpengaruh oleh Putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hj Henny Rosgiaty Rusli, selaku pimpinan rapat, menjelaskan pentingnya memastikan pelaksanaan PSU berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami ingin agar PSU ini dapat berjalan dengan lancar, sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan tentunya dengan menjaga prinsip-prinsip demokrasi yang ada,” ungkap Henny. “Ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk menunjukkan komitmen bersama demi terciptanya pemilu yang bebas dan adil. Oleh karena itu, semua pihak harus berperan aktif dalam memastikan PSU berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Henny.

Henny juga menekankan bahwa pelaksanaan PSU harus mengutamakan transparansi dan keadilan. “PSU adalah bagian dari proses demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami dari DPRD Barut akan terus mendukung untuk memastikan proses ini berjalan dengan jujur dan transparan. Kita harus memastikan bahwa setiap warga yang memiliki hak suara dapat menyalurkannya dengan aman dan nyaman,” ujar Henny dengan penuh semangat.

Pasang Iklan

Dalam kesempatan ini, Asisten Setda Yaser Arafat yang mewakili Pemerintah Kabupaten Barito Utara, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan PSU. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah siap untuk mendukung semua tahapan yang dibutuhkan agar proses pemungutan suara ulang dapat berlangsung dengan aman dan tertib. “Kami dari pemerintah daerah siap mendukung segala persiapan yang diperlukan dalam pelaksanaan PSU. Semua langkah yang diambil akan dilakukan dengan mengikuti aturan hukum yang berlaku, demi kelancaran proses demokrasi ini,” ujar Yaser Arafat. Henny pun menanggapi hal ini dengan mengapresiasi langkah pemerintah daerah. “Kami sangat menghargai dukungan penuh dari pemerintah daerah. Semua pihak harus bekerja sama demi kelancaran PSU ini, dan kami yakin pemerintah akan terus memberikan perhatian besar agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” kata Henny.

Pihak KPU dan Bawaslu yang turut hadir dalam rapat ini juga memberikan penjelasan terkait tahapan PSU yang akan dilaksanakan. Keduanya memastikan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara ulang akan diawasi secara ketat agar tidak terjadi pelanggaran serta untuk menjaga hak pilih masyarakat tetap terjamin.

Ketua KPU Kabupaten Barito Utara  Siska Dewi Lestari menegaskan bahwa pihaknya siap menyelenggarakan PSU dengan prinsip transparansi dan keadilan. “PSU ini akan dilaksanakan dengan prinsip keterbukaan, keadilan, dan kejujuran. Kami akan mengawasi semua tahapan dengan seksama untuk memastikan bahwa pemilih menggunakan hak pilihnya dengan aman,” kata Ketua KPU Barito Utara.

Henny pun memberikan komentar mengenai peran KPU dalam mengawasi PSU. “Kami mendukung penuh pengawasan yang akan dilakukan oleh KPU, dan kami yakin bahwa dengan pengawasan yang ketat, pelaksanaan PSU ini akan bebas dari segala bentuk kecurangan,” ujar Henny.

Selain itu, pihak Bawaslu juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap PSU akan dilakukan di setiap tahapan untuk mencegah adanya potensi kecurangan atau pelanggaran. Mereka berkomitmen untuk menjaga integritas hasil pemungutan suara ulang agar mencerminkan keinginan masyarakat. “Bawaslu akan memastikan bahwa setiap tahapan PSU sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan bebas dari segala bentuk pelanggaran. Kami akan mengawasi setiap proses dengan cermat,” ujar Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Shahbubakar

Henny menegaskan bahwa penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil PSU. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras Bawaslu yang akan mengawasi jalannya PSU ini. Kepercayaan masyarakat harus kita jaga dengan baik, sehingga mereka yakin bahwa proses ini transparan dan adil,” kata Henny.

Pasang Iklan

Sebagai hasil dari RDP ini, semua pihak terkait, termasuk DPRD, KPU, Bawaslu, dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, telah menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan PSU pada 22 Maret 2025. Mereka menegaskan bahwa PSU yang akan dilaksanakan nantinya akan dilaksanakan dengan cara yang jujur, adil, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Wakil Ketua II DPRD Barut, Hj Henny Rosgiaty Rusli, berharap agar PSU dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya mencerminkan pilihan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi dan transparansi dalam setiap tahapannya. “Saya ingin menegaskan bahwa keberhasilan PSU ini tergantung pada kerja sama antara semua pihak. Kita harus menjaga integritas demokrasi dengan memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyalurkan hak pilihnya secara adil,” kata Henny.

Henny juga mengingatkan agar masyarakat yang berhak memilih di dua TPS tersebut untuk menggunakan hak pilih mereka. “Kami mengajak masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih mereka dengan bijak. Mari kita jaga agar PSU ini mencerminkan keinginan rakyat dengan jujur dan transparan,” tambah Henny.

Henny Rosgiaty Rusli juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga jalannya PSU. “Keberhasilan pemilu, termasuk PSU, tidak hanya terletak pada pemerintah dan penyelenggara pemilu saja. Masyarakat juga harus aktif dalam mengawasi dan memastikan bahwa hak pilih mereka digunakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Henny. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam setiap tahap proses PSU untuk menghindari kecurangan dan memastikan kepercayaan publik terhadap hasilnya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat yang terlibat untuk aktif berpartisipasi dalam PSU dan memastikan bahwa hak pilih mereka tidak terabaikan. Ia menekankan bahwa pelaksanaan PSU ini merupakan bagian penting dari sistem demokrasi yang harus dijalankan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. “Kami dari DPRD Barut akan terus memantau dan mendukung jalannya PSU. Kita berharap hasilnya dapat mencerminkan suara rakyat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dengan adanya persiapan matang dari semua pihak terkait, pelaksanaan PSU pada 22 Maret 2025 diharapkan dapat berlangsung dengan sukses dan memenuhi harapan masyarakat Barito Utara.

Pasang Iklan

Penulis : Saleh

Editor   : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan